BNNK Lamsel Tes Urine Sopir Angkutan di Bakauheni
LAMPUNG — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan, menggelar tes urine kepada sejumlah pengemudi kendaraan pengangkut penumpang di Terminal Kedatangan Pelabuhan Bakauheni, Senin (19/6/2017).
Kepala BNNK Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Bayu Adhi, mengungkapkan sebanyak 24 orang pengemudi dan ditargetkan dengan sebanyak 50 pengemudi khusus untuk kendaraan trayek Kabupaten Lampung Selatan, diperiksa. Pemeriksaan urine melibatkan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.
Pemeriksaan urine melibatkan 15 petugas dari BNNK Lampung Selatan dan dokter, diharapkan dapat mengantipasi pengemudi yang menggunakan narkotika dan narkoba maupun obat-obatan penenang selama melakukan tugas mengangkut pemudik.
Dari puluhan pengemudi yang diperiksa tersebut, sebagian besar dinyatakan negatif tidak menggunakan narkoba. “Kita lakukan pemeriksaan, karena jika ada pengemudi mengkonsumsi narkoba, bisa membahayakan pengemudi yang membawa pemudik dari Terminal Bakauheni menuju Rajabasa” ungkap Bayu.
Bayu juga mengatakan, pemeriksaan urine sengaja berkoordinasi dengan KSKP Bakauheni, karena saat proses pemeriksaan jika ditemukan pengemudi positif akan dilakukan pengamanan dan diproses.
Pemeriksaan urine kepada para pengemudi dilakukan secara acak kepada pengemudi yang akan mengemudikan kendaraan, baik bus maupun travel, untuk kelancaran arus mudik lebaran. Selain tes urine, para pengemudi juga mendapatkan kesempatan untuk pemeriksaan kesehatan, berupa pengecekan tekanan darah oleh dokter dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan, Badruzaman, menyebut tes atau pemeriksaan urine dilakukan di Terminal Bakauheni dan Rajabasa kepada pengemudi bus trayek antar kota dalam provinsi (AKDP), sementara untuk lingkup provinsi akan dilakukan oleh BNN Provinsi Lampung. Bagi pengemudi yang selesai menjalani tes urine, boleh langsung mengemudikan kendaraan, terutama bagi kendaraan-kendaraan yang telah menjalani uji kelaikan.
“Kita koordinasikan antara kepolisian dan dinas kesehatan, karena kondisi pengemudi harus dalam kondisi prima, terutama tidak mengkonsumsi narkoba,”ungkap Badruzaman.
Ia menyebut, ada ratusan kendaraan bus, travel dan kendaraan angkutan pedesaan yang disediakan untuk melayani trayek Pelabuhan Bakauheni-Terminal Rajabasa Bandarlampung selama arus mudik lebaran tahun ini. Pihaknya menyiagakan puluhan personel di area Terminal Kedatangan Pelabuhan Bakauheni untuk mengatur kendaraan yang ada di Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik lebaran. (Henk Widi)