Bank Indonesia Putuskan Tetap Mempertahankan BI Rate Sebesar 4,75 Persen

KAMIS, 15 JUNI 2017

JAKARTA — Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung selama 2 hari, yaitu sejak Rabu dan Kamis (14-15/6/2017) telah menghasilkan beberapa keputusan penting dan strategis. RDG digelar di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jalan Muhammad Husni Thamrin, Jakarta Pusat.

Tirta Segara (kiri), Direktur Eksekutif Departemen Bank Indonesia.

Ada beberapa keputusan penting yang dihasilkan Bank Indonesia pada saat menggelar RDG, di antaranya adalah memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate yaitu sebesar 4,75 persen yang mengacu pada BI Seven Days Repo Rate.

Berdasarkan pantauan Cendana Newa langsung dari Gedung Bank Indonesia di Jakarta, keputusan mempertahankan BI Rate sebesar 4,75 persen tersebut disampaikan secara langsung oleh Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Bank Indonesia dalam acara jumpa pers bersama para awak media cetak maupun media elektronik di Jakarta.

Selain itu Bank Indonesia juga memutuskan untuk mempertahankan besaran suku bunga Depocit Facility berada pada kisaran angka 4 persen. Begitu juga dengan besaran suku bunga Lending Facility juga tetap dipertahankan oleh Bank Indonesia yaitu pada kisaran 5,50 persen.

“Hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan selama 2 hari telah memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI Seven Days Revo Rate pada kisaran angka 4,75 persen dengan Depocit Facility sebesar 4 persen dan Lending Facility sebesar 5,50 persen,” jelas
Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Bank Indonesia saat jumpa pers di Gedung BI, Jakarta Pusat, Kamis sore (15/6/2017).

Menurut keterangan Tirta Segara, salah satu penyebab Bank Indomesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga perbankan karena dipicu oleh sentimen positif seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dan politik dunia yang semakin stabil.

Begitu juga dipengaruhi semakin kondusifnya perkembangan perekonomian di dalam negeri yang disebabkan keberhasilan Pemerintah Indonesia untuk meredam laju inflasi sehingga dalam beberapa bulan terakhir inflasi tetap terjaga dan terkendali. {Eko Sulestyono/ Satmoko/ Foto: Eko Sulestyono}

Source: CendanaNews

Lihat juga...