KAMIS, 15 JUNI 2017
MATARAM — Sampai bulan Juni 2017, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menyalurkan bantuan berupa zakat senilai Rp3,5 miliar ke sejumlah lembaga dan panti asuhan.
![]() |
| Plt. Baznas NTB, KH. Munajib Kholid. |
Dari dana yang berhasil dihimpun Baznas tersebut, telah disalurkan untuk program NTB Sehat sebesar Rp450 juta. Sementara itu juga untuk guru tetap honorer non sertifikasi yang sudah ditargetkan sebanyak 1600 orang, madrasah 800, Diknas 800 orang, guru mengaji 300 orang. dan mahasiswa yang sedang penelitian S1, S2, S3 sekitar 300 orang, serta siswa berprestasi 1000 orang.
“Mudahan-mudahan ini sebagai salah satu amal kita kepada Allah SWT agar NTB yang sudah terkenal destinasi syariahnya betul-betul bisa kita kembangkan dan pertahankan,” kata Plt. Baznas NTB, KH. Munajib Kholid di Mataram, Kamis (15/6/2017).
Ia mengatakan, untuk tahun 2017, Baznas NTB menargetkan bisa melakukan penghimpunan zakat sebesar Rp10 Miliar dari berbagai donatur, baik kelembagaan maupun perorangan.
Dikatakan, apalagi dengan ada perubahan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTB, zakat para guru SMA juga disalurkan melalui Baznas NTB.
“Semua dana yang kita himpun tersebut diharapkan akan bisa membantu masyarakat kita yang kurang mampu, baik melalui penyaluran bantuan ke yayasan, panti asuhan maupun program lain,” katanya. {Turmuzi/ Satmoko/ Foto: Turmuzi}
Source: CendanaNews
