Promkes Puskesmas Penengahan Ikut Dukung Siswa Bawa Bekal
RABU, 12 APRIL 2017
LAMPUNG — Pengenalan dan pemahaman akan makanan bergizi dan pola hidup sehat bagi anak anak usia sekolah menjadi salah satu tugas rutin yang dilakukan oleh bidang promosi kesehatan (Promkes) Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) rawat inap Penengahan.
![]() |
| Emalia, penanggungjawab bidang promosi kesehatan Puskesmas rawat inap Penengahan |
Penanggungjawab bidang promosi kesehatan Puskesmas rawat inap Penengahan, Emalia menyebutkan, penyuluhan dan sosialisasi dilakukan ke beberapa sekolah dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah cakupan Puskesmas rawat inap Penengahan.
Emalia mengungkapkan, program penyuluhan, sosialisasi dilakukan terhadap 30 sekolah dilakukan setahun sekali secara bertahap. Beberapa pemeriksaan juga dilakukan di antaranya berat badan, tinggi badan, kesehatan mulut dan kuku, penyuluhan tentang cara cuci tangan yang sehat, gosok gigi dan juga pemilihan jajanan sehat serta pola penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Secara khusus saat tahun ajaran baru sosialisasi kita lakukan wajib melibatkan para orangtua, karena berkaitan dengan pola keseharian siswa di rumah, termasuk di dalamnya dalam upaya menyiapkan makanan bergizi dan seimbang dan membawa bekal makanan sehat ke sekolah,” kata Emalia yang mendampingi KUPT Puskesmas Penengahan, Saiful Anwar saat ditemui Cendana News, Rabu (12/4/2017).
Ia juga mengimbau orang tua agar dapat memperhatikan bekal anak, selain menu seimbang, buah dan sayuran, kreasi juga dapat sebagai penentu anak mau makan.
“Orangtua, guru pun memiliki peranan penting saat ada jadwal anak anak membawa bekal maka orangtua bisa membuat kreasi menarik meski bahan makanan umumnya sama tapi yang pasti harus menu seimbang terdiri dari karbohidrat, sayuran dan buah,” sebut Emalia.
Kreasi tersebut ungkapnya telah dilakukan dengan membuat lomba membuat kreasi menu bekal yang dibawa ke sekolah. Kreasi yang dibuat dari nasi, sayur dan buah tersebut selain menjadi bagian untuk merangsan anak menyukai buah dan sayur juga sekaligus ajang para orangtua berbagi ilmu dalam mengolah makanan.
Sementara untuk kreasi tampilan pembuatan bahan dari wortel, mentimun, menjadi tokoh kartun yang disukai anak, buah buahan dijus telah diajarkan di beberapa sekolah tingkat PAUD dan TK.
![]() |
| TK PGRI Pasuruan salah satu sekolah yang mendapat penyuluhan kesehatan dari bidang Promkes Puskesmas Penengahan |
Selain melakukan penyuluhan ke puluhan sekolah secara aktif dan interaktif dengan adanya diskusi, tanya jawab melibatkan para orangtua dan guru, bidang promkes juga menggunakan metode membagi brosur gratis.
Brosur yang disediakan di loket pendaftaran rawat jalan di dekat loket diantaranya brosur pola hidup bersih dan sehat (PHBS), brosur berbagai jenis makanan seimbang 4 sehat 5 sempurna serta brosur penyuluhan yang bisa dibaca dan dengan gambar gambar menarik agar masyarakat bisa menerapkan sendiri tanpa adanya penyuluhan dua arah atau dialogis.
Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Source: CendanaNews

