Perkembangan Inflasi di Indonesia Sepanjang Februari 2017

RABU 1 MARET 2017
JAKARTA—Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada bulan Februari 2017, Indonesia tercatat mengalami Inflasi sebesar 0,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,24. Dari total sebanyak 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia, 62 kota di antaranya mengalami Inflasi, sedangkan 20 kota lainnya mengalami Deflasi sepanjang  Februari 2017.
Grafik Perkembangan Inflasi di Indonesia Februari 2017.
Inflasi tertinggi di Indonesia sepanjang Februari 2017 terjadi di Manado, yaitu sebesar 1,16 persen dengan IHK sebesar 128,49 persen. Sedangkan Inflasi terendah terjadi di Ternate, yaitu sebesar 0,03 persen dengan IHK 131,13 persen.  Sedangkan Deflasi tertinggi terjadi di Jambi sebesar – 1,40 persen sedangkan Deflasi terendah terjadi di Bungo yaitu sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 125,34.
Inflasi sepanjang Januari 2017 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, antara lain kelompok bahan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yaitu sebesar yaitu sebesar 0,39 persen. Sedangkan satu-satunya kelompok pengeluaran yang mengalami Deflasi adalah kelompok makanan yaitu sebesar 0,31 persen.
Kemudian disusul oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,75 persen persen, kelompok sandang sebesar 0,52 persen, kelompok kesehatan sebesar sebesar 0,26 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan oleh raga sebesar 0,12 persen, terakhir adalah kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,35 persen.
Menurut Suhariyanto  Inflasi berdasarkan tahun kalender antara Januari dengan Februari 2017 tercatat sebesar 1,21 persen, sedangkan tingkat Inflasi dari tahun ke tahun atau Year on Year (YoY) antara  Februari 2017 terhadap Februari 2016 yaitu tercatat sebesar 3.83 persen” katanya saat jumpa pers di Kantor BPS Pusat, Rabu siang (1/2/2017).
“Perkembangan Komponen Inti dan tingkat inflasi Komponen Inti tahun kalender (Januari) 2017 juga mengalami Inflasi, masing-masing sebesar 0,37 persen, tingkat Inflasi Komponen Inti berdasarkan tahun kalender antara Januari dengan Februari tahun 2017 mengalami Inflasi sebesar 0,93 persen, sedangkan tingkat Inflasi komponen inti dari tahun ke tahun, yaitu antara Februari 2017 terhadap  Februari 2016 sebesar 3,35 persen,” ujar Suhariyanto kepada wartawan di Jakarta.
Tabel perkembangan harga aneka kebutuhan penyumbang Inflasi di Indonesia Februari 2017.
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...