MINGGU, 12 MARET 2017
LAMPUNG — Harga komoditas cabai merah, cabai rawit yang sempat mengalami lonjakan beberapa pekan sebelumnya, akhirnya mulai beranjak turun. Harga cabai merah keriting dan rawit mulai turun di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lampung Selatan, salah-satunya di pasar tradisional Pasuruan dan Bakauheni.
![]() |
| Antusiasme warga meningkat seiring turunnya harga cabai |
Menurut salah-satu pedagang bumbu di Pasar Pasuruan, Rahmat (45), sejumlah komoditas seperti bawang merah dan putih, cabai rawit dan merah serta komoditas lain mulai menunjukkan penurunan harga sejak sepekan terakhir. Antusiasme kaum ibu rumah tangga membeli cabai pun mulai meningkat, seiring harga yang mulai turun.
Menurut Rahmat, harga cabai rawit saat ini dijual dengan harga Rp45.000 dari harga sebelumnya sebesar Rp65.000. Sementara untuk harga cabai merah keriting, semula mencapai Rp75.000, kini turun di kisaran Rp50.000 per kilogram.
Turunnya harga bumbu dapur jenis cabai tersebut diakui Rahmat akibat mulai membaiknya distribusi dan pasokan bumbu dapur tersebut dari petani lokal serta petani dari luar Pulau Sumatra, terutama dari wilayah Jawa. “Kemarin sempat naik dengan alasan distribusi dan kesulitan pasokan. Malah sempat dengar di berita ada permainan para pedagang besar. Namun, kini mulai normal harganya. Kasihan para pembeli dan kami justru rugi kalau harga naik,” terang Rahmat, saat ditemui pada Minggu (12/3/2017).
![]() |
| Rahmat |
Namun demikian, penurunan harga cabai tersebut diakui Rahmat belum serta-merta membuat penjualan meningkat. Masyarakat yang membutuhkan cabai masih terbilang belum mengalami kenaikan, tidak seperti menjelang hari raya keagamaan atau hari hari besar lain.
Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi
