SENIN, 20 MARET 2017
LAMPUNG — Jaring atlet berprestasi dalam cabang olahraga sepakbola di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan menggelar open turnamen sepakbola Kalianda Cup IV di lapangan stadion Raden Intan II Kalianda. Open turnamen sepakbola Kalianda Cup IV yang dipersiapkan beberapa waktu lalu oleh panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 80 tim yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.
![]() |
| Suasana turnamen sepakbola Kalianda Cup IV. |
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Riyuzen Praja Tuala, dalam pembukaan Open Turnamen Sepakbola Kalianda Cup IV tersebut mengungkapkan, mendukung langkah Kecamatan Kalianda yang dipimpin oleh Camat Kalianda Erdiyansyah yang terus memiliki terobosan, salah satunya dalam bidang olahraga khususnya sepakbola. Selain bisa menjadi ajang pertemuan antartim atau klub pecinta olahraga sepakbola, kegiatan open turnamen sepakbola Kalianda Cup juga untuk menghidupkan kegiatan olahraga dan menggiatkan olahraga di Kabupaten Lampung Selatan. Bisa menggunakan banyaknya sarana dan prasana olahraga yang cukup memadai bagi aktivitas olahraga di Kabupaten Lampung Selatan.
Riyuzen Praja Tuala juga menambahkan, dengan adanya kompetisi olahraga yang ada di Lampung Selatan dan diselenggarakan oleh Kecamatan Kalianda bisa menjadi pranata sosial yang menjanjikan dalam peningkatan ekonomi dalam berbagai hal. Di antaranya mulai dari para panitia, masyarakat yang tinggal di sekitar stadion untuk berjualan dan juga bagi para pemain yang terlibat dalam pertandingan olahraga.
“Pertandingan dalam bentuk open turnamen Kalianda Cup keempat ini saya harapkan bisa menjadi awal yang bagus untuk menggembleng bibit para pemain di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya dalam cabang olahraga sepakbola,” ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Riyuzen Praja Tuala, saat ditemui Cendana News di stadion olahraga Raden Intan II, Senin (20/3/2017).
Ia berharap, peserta bisa menjaga sportivitas dan membiasakan menjunjung tinggi kebersamaan serta sebagai sebuah pertandingan para pemain bisa menyajikan permainan yang baik dan melahirkan bibit atlet sepakbola agar bisa melanjutkan dalam kompetisi selanjutnya.
Selain itu bisa menjadi peluang bagi generasi muda yang terlibat sebagai pemain bola, bisa menjadi media berlatih untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi dengan hasil menang atau kalah bisa tetap diterima dan bisa menunjukkan kepada penonton sikap dewasa dalam menyikapi kompetisi.
“Sikap sportivitas itu bisa dilihat dengan menerima kemenangan atau kekalahan, baik para pemain atau juga suporter yang terlibat dalam open turnamen Kalianda Cup keempat ini,” ungkap Riyuzen Praja Tuala.
Sementara itu, camat Kecamatan Kalianda yang ikut memberikan sambutan mengaku, penyelenggaraan kompetisi olahraga sepakbola yang sudah dilakukan sejak tahun 2006 tersebut selalu dinanti oleh klub sepakbola di seluruh Kabupaten Lampung Selatan atau bahkan dari luar karena pertandingan diselenggarakan secara terbuka. Selain itu, Erdiansyah mengungkapkan, kegiatan yang sempat vakum selama beberapa tahun tersebut akhirnya diselenggarakan kembali di era kepemimpinannya sebagai Camat Kalianda.
“Kompetisi sepakbola bersifat open ini sempat vakum selama beberapa tahun, namun kembali kita gelar karena fasilitas olahraga juga sudah memadai dan juga antusias klub untuk ikut open turnamen ini,” ungkap Erdiansyah.
Sementara itu, Ketua Panitia Nizar mendampingi Camat Kalianda, Erdiansyah, mengungkapkan, untuk open turnamen sepakbola tersebut memperebutkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp15 juta dengan hadiah pertama diberikan uang pembinaan sebesar Rp7 juta, hadiah juara kedua Rp5 juta, hadiah juara ketiga Rp3 juta dengan trophy dari panitia sebagai bentuk kebanggaan para pemain yang terlibat dalam kegiatan open turnamen Kalianda Cup IV tersebut.
Banyaknya peserta dari berbagai tim, ungkap Nizar, membuat pertandingan dalam Pool A dan Pool B dengan total peserta 80-an. Pelaksanaan turnamen yang dijadwalkan selama 55 hari tersebut, dilakukan dengan penyisihan pertama dan kedua. Dilakukan dalam 2 kali pertandingan setiap hari dan dibuka dengan kick off oleh Kadispora Lampung Selatan. Sementara untuk perebutan juara 3, setelah proses babak penyisihan Pool A dan Pool B dilakukan pada tanggal 14 Mei 2017 dan perebutan juara 1 dan 2 tanggal 15 Mei 2017.
![]() |
| Riyuzen Praja Tuala dan Erdiansyah. |
Pantauan Cendana News pada penyisihan pertama yang dimulai pada pukul 15:00 WIB tersebut, dua tim bertemu di antaranya klub Losta Masta B dari Kalianda dan SKA dari Sidomulyo. Sementara untuk pool B kick off akan dimulai setelahnya, antara SG FC Sragi melawan PSPS Sukaraja. Beberapa tim yang diunggulkan di antara puluhan klub sepakbola di antaranya Old Star Rajawali dan Losta Masta dan klub klub asal Kalianda.
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi
