JUMAT, 10 MARET 2017
YOGYAKARTA — Gerakan Nasional Tanam Cabai (Gertam Cabai) sejak dicanangkan oleh Kementerian Pertanian pada 30 Januari 2017, animo masyarakat di Yogyakarta terus meningkat. Hingga 3 Maret 2017, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Yogyakarta menerima 15 surat pengajuan permintaan bibit dari masyarakat.
![]() |
| Penyerahan bibit cabai |
Penanggungjawab diseminasi teknologi pertanian dan Gertam Cabai Kabupaten Sleman, Dr. Rahima Kaliky mengatakan, sebanyak 15 surat pengajuan itu antara lain berasal dari PKK di sejumlah wilayah, tiga kantor kecamatan dengan jumlah permintaan bervariasi antara 1.000 hingga 10.000 bibit. Sementara itu, BPTP Balitbangtan Yogyakarta sejak awal bulan Maret hingga hari ini, Jumat (10/3/2017) telah mendistribusikan 50.000 bibit.
“Total bibit yang sudah disalurkan ke sejumlah wilayah di Yogyakarta sebanyak 250 ribu dari sebanyak 500 ribu bibit gratis. Bulan depan, ditargetkan, sisanya akan segera bisa tersalurkan,” jelas Rahima saat ditemui usai penyerahan di Kabupaten Sleman, Jumat (10/3/2017).
Rahima berharap, dengan berjalannya program, masalah harga yang seringkali fluktuatif dan melonjak tinggi, bisa teratasi.
Sementara dalam upaya menyukseskan program tersebut, BPTP Balitbangtan Yogyakarta tidak hanya menyalurkan bibit, melainkan juga melakukan pendampingan, dan mengontrol hingga berbuah.
“Kami meminta kepada para penerima untuk mencatat siapa saja warga yang menerima bibit tersebut, agar kami bisa memantau seberapa banyak yang telah ditanam dan berbuah. Ini sebagai salah-satu upaya mengukur keberhasilan program,” jelasnya.
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana