RABU, 1 FEBRUARI 2017
JAKARTA — Pemerintah Indonesia saat ini tengah mempersiapkan gelaran Asian Games yang akan diadakan pada Agustus 2018 mendatang di Jakarta dan Palembang. Pemerintah pun terus berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur dalam mendukung pelaksanaan even olahraga se-Asia tersebut.
![]() |
| Menko PMK Puan Maharani saat meninjau pembangunan infrastruktur menyambut Asian Games 2018 di Jakarta, Rabu 1 Februari 2017. (Dok: Kemenko PMK) |
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, meninjau pembangunan Stadion Balap Sepeda (Jakarta International Velodrome) di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Rawa Mangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Puan yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, diperlihatkan desain perencanaan proyek pembangunan velodrome tersebut yang memiliki standar internasional. Prosentase pembangunan velodrome hingga 23 Januari 2017 secara keseluruhan telah mencapai 35 persen, dan dijadwalkan selesai pada April 2018.
Stadion berkapasitas 1.000 tempat duduk dan mampu menampung maksimal 3.000 orang tersebut dirancang tidak hanya untuk ajang balap sepeda saja, melainkan juga untuk cabang olahraga lainnya. Selain itu, komitmen pihak pengelola juga menyatakan, akan membuat bagian tengah velodrome itu berbentuk bundaran dan dikelilingi taman, sehingga masyarakat bisa menggunakan lahan hijau tersebut untuk berinteraksi sosial dengan gratis.
Di sela kunjungannya, Puan menyatakan optimis, jika proyek tersebut bisa selesai tepat waktu. “Tahun 2018 harusnya sih semua sudah bias dipakai. Velodrome I ini tidak hanya untuk olahraga balap sepeda, namun juga akan bias digunakan untuk bulu tangkis, basket, futsal dan lain-lain,” ujarnya, Rabu (1/2/2017).
Usai meninjau lokasi pembangunan velodrome, Puan Maharani melanjutkan peninjauan ke lokasi proyek pengerjaan moda transportasi Kereta Ringan Cepat atau Light Rapid Transportation (LRT) dalam Kota Jakarta dengan rute Kelapa Gading-Velodrome. Saat ini, moda transportasi yang akan dibangun sepanjang 6 kilometer itu tengah memasuki tahap pembangunan konstruksi. Tampak sejumlah alat berat berada di area lintasan LRT yang dibatasi oleh pagar-pagar beton. Kontrak Pekerjaan Konstruksi Utama LRT Jakarta telah dimulai per 20 Desember 2016, dan pekerjaan pondasi dimulai per 15 Januari 2017. Saat ini, perencanaan detail desain dan pekerjaan pondasi bergerak secara paralel dan sedang berjalan sesuai jadwal. Di akhir 2017, ditargetkan pembangunan fisik moda transportasi berbasis rel itu bisa mencapai 80 persen, dan akan rampung pada Juli 2018.
Angkutan massal yang akan mulai beroperasi pada Agustus 2018 itu akan menjadi penunjang bagi kontingen peserta Asian Games 2018 dari Wisma Atlet di Kemayoran hingga arena olahraga di kawasan Pulo Mas dan Rawa Mangun. “Saya harap, pembangunan LRT ini dapat memberikan kemudahan untuk mobilitas para atlit, official, dan masyarakat yang ingin menonton,” kata Puan.
Selain kedua proyek tersebut, Menko PMK juga meninjau arena pacuan berkuda Asian Games 2018 (Equestrian Park) di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur. Pembangunan arena pacuan berkuda itu ditargetkan tuntas pada Desember 2017. Singkatnya waktu yang dibutuhkan pembangunan ini dikarenakan cabang olahraga pacuan kuda merupakan salah-satu dari 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada laga uji. Sementara itu, proses pembangunannya hingga hingga 23 Januari2017 secara keseluruhan telah mencapai 5 persen. Sedangkan, proses pengurugan dan pematangan lahan telah selesai dilaksanakan. Saat ini, proses yang sedang berjalan adalah proses lelang untuk pemilihan kontraktor utama, dan pembangunan dijadwalkan akan dimulai bulan Maret 2017.
Menko PMK berharap, melalui persiapan yang matang dan terencana dalam penyelenggaraan Asian Games ke-18 ini, Indonesia mampu mencapai sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi rakyat. “Semoga dengan persiapan yang matang dan terencana, Asian Games dapat meraih Tri Sukses, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi rakyat,” pungkasnya.
Jurnalis: Shomad Aksara/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Shomad Aksara