SELASA 21 FEBRUARI 2017
MATARAM—Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Husni mengatakan, banyak pembangunan pembangkit listrik di NTB belum rampung, selain terkendala anggaran, juga terganjal lahan dan perizinan.
![]() |
| Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia NTB, Muhammad Husni. |
“Selain anggaran, masalah ketersediaan lahan dan perzinan, khususnya dari Pemerintah Kabupaten Kota juga jadi kendali mengapa pembangunan sebagian besar pembangkit listrik di NTB belum rampung” kata Husni di Mataram, Selasa (21/2/2017.)
Menurutnya kalau permasalahan tersebut tidak segera diselesaikan, maka proses pembangunan sejumlah pembangkit listrik, PLTU, PLTD maupun PLTS di setiap Kabupaten Kota Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa akan sulit bisa diselesaikan untuk mencukupi kebutuhan listrik NTB.
Mengingat sebagian wilayah NTB, terutama Pulau Lombok sampai sekarang masih mengalami krisis listrik, sehingga harus mengalami pemadaman secara bergiliran, khususnya di daerah pedesaan.
“Untuk itulah, pemerintah Kabupaten Kota tempat pembangunan pembangkit listrik bersama pihak PLN bisa duduk bersama mencari solusi atas penyelesaian masalah lahan dan perizinan tersebut, sehingga proses pembangunannya bisa segera dirampungkan” terangnya.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi