Damandiri Berdayakan Pedagang Suvenir Unik

JUMAT, 3 FEBRUARI 2017

JAKARTA — BERITA FOTO — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Untuk mengembangkan usaha mikro masyarakat, Yayasan Damandiri memiliki program dahsyat bernama Tabungan Kredit Pundi Sejahtera atau dikenal dengan Tabur Puja. Apa pun usaha yang dijalani maupun akan dilakukan masyarakat, Damandiri memberikan pendampingan lewat Tabur Puja. Dari usaha warung kelontong, warung minuman ringan, warung sembako, pedagang nasi uduk, pedagang pakaian keliling, pedagang makanan keliling, bahkan sampai usaha online kelas mikro.

Salah satu contoh usaha online mikro adalah milik Heni Handayani, salah satu pengurus Posdaya Melati 3 Pengadegan, bidang administrasi. Heni, sapaan akrabnya, bersama suami, menjalankan usaha online mikro penjualan suvenir berupa kerajinan tangan gantungan kunci. Bukan sembarang gantungan kunci, akan tetapi dari bahan akrilik yang diisi hewan kecil yang telah diawetkan. Contohnya; kalajengking, rajungan, kupu-kupu, semut hutan, kumbang dan lain sebagainya.

Suami Heni mendapatkan suvenir tersebut dari rekannya di Papua yang sehari-harinya bekerja sebagai penangkap serangga hutan untuk kemudian diawetkan lalu dijadikan gantungan kunci. Dengan dana pinjaman awal dari Tabur Puja sebesar Rp 2 juta, Heni memesan beberapa varian gantungan kunci untuk dijual kembali di Jakarta secara online. “Saya dan suami menggunakan jasa salah satu web online ternama, upload semua foto suvenir yang ready stock, sematkan harga, lalu tunggu orderan. Selain itu, kami juga banyak mempromosikan lewat media sosial agar kesempatan menjaring konsumen semakin besar,” terang Heni kepada Cendana News.

Dengan pinjaman awal Tabur Puja sebesar Rp 2 juta, Heni dan suaminya bisa membeli antara 150-200 gantungan kunci dari beragam varian serangga hutan. Barang-barang tersebut dijual online seharga Rp 25-30 ribu per buah. Untuk pemesanan dalam jumlah besar, dikenakan diskon khusus. Sama seperti pedagang online lainnya, ongkos kirim ditanggung oleh pembeli/pemesan barang. “Pemesanan rutin datang dari kota-kota besar di seluruh Indonesia, seperti Surabaya, Bandung dan beberapa kota lainnya,” pungkasnya.

Satu kendala Heni dalam menjalankan bisnis ini, masih kekurangan informasi mengenai tempat pameran maupun bazaar. Jika memang ada yang mengundang atau memberi info dengan senang hati Heni akan turut serta. Selain itu, ia berencana untuk memasukkan barang dagangannya di situs jual-beli online yang lain agar ke depan semakin besar peluang menambah volume penjualan.

Cendana News mengabadikan ragam kreasi suvenir gantungan kunci unik milik Heni Handayani.

Jurnalis: Miechell Koagouw / Editor: Satmoko / Foto:  Miechell Koagouw

Ragam kreasi gantungan kunci unik.
Heni Handayani.

Gantungan kunci kupu-kupu aneka warna.
                  Serangga hutan berwarna hijau khas Papua.    
Gantungan kunci serangga hutan.

Lihat juga...