Yonif 122/TS: Data Jalan Tikus Sebelum Pintu Utama Perbatasan RI-PNG Dibuka

KAMIS 12 JANUARI 2017
JAYAPURA—Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia  Papua New Guinea Yonif 122 Tombak Sakti mendukung dibukanya Pos Lintas Batas (PLB) di kampung Scofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Mayor Inf Sigit Sugiharto
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Mayor Inf Sigit Sugiharto mengaku dukungan darinya yakni melakukan pengecekan jalan-jalan tikus di wilayah perbatasan RI-PNG kampung Scofro, Distrik Arso Timur.
“Banyak jalan tikus antara dari negara tetangga PNG menuju Indonesia. jadi kami akan mendata jalan-jalan tikus diperbatasan itu untuk membantu persiapan dibukanya pintu  utama perbatasan RI-PNG oleh Pemda Keerom,” kata Mayor Inf Sigit Sugiharto yang (29/12/2016) lalu sebagai Dansatgas menggantikan Letkol Inf Kohir sebagai, Kamis (12/01/2017).
Mendukung program Pemda Keerom seperti akan dibukanya PLB di Kampung Scofro, pihaknya tak pungkiri sebagai satgas yang bertugas menjaga kedaulatan bangsa dan pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, pihaknya tetap melakukan tugas lainnya seperti membantu pemerintah daerah dalam hal pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tetap melakukan tugas pokok kami, tetapi kami kan dari rakyat, jadi kami juga melakukan kegiatan lainnya, seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis dan masih banyak lagi. Informasi yang saya tahu pemerintah PNG sedang buka jalan menuju Kampung Scofro,” ujarnya.
Di akhir masa-masa penugasan yang akan berakhir pada bulan Maret mendatang, dirinya tetap melanjutkan tugas-tugas dari kepemimpinan yang lama yakni Letkol Inf Kohir. Tak hanya itu, ia terus menjaga hubugan baik antar prajurit dengan masyarakat diwilayah yang ia pimpin.
“Ini kan masa-masa akhir tugas, masa konsulidasi. Tetap jalin hubungan komunikasi dengan masyarakat, instansi terkait diwilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom,” kata Mayor Inf Sigit yang akan naik pangkat Letkol pada 1 April mendatang.
Sebelumnya, dikatakannya, Pemda Keerom akan membangun Pos Lintas Batas (PLB) di kampung Scofro, Arso Timur yang sebelumnya PLB juga telah dibangun sejak 7 tahun lalu di Waris. “Sekitar bulan Juli lalu pemerintah PNG datang kunjungan ke Scofro. Mereka memprioritaskan yang Scofro dulu,” ujarnya.
Pihak PNG tengah buka jalan menuju kampung Scofro, dikatakan Watae sekitar dua kilometer lgi jalan tersebut tembus menuju Scofro yang nantinya secara bersama-sama akan membangun sebuah gerbang perbatasan kedua Negara dan dilengkapi dengan pos pelintas batasnya.
“Untuk Waris sendiri, walaupun sudah awal mendahului bangun PLB, tetapi negera sebelah minta buka Scofro dulu baru Waris,” katanya. 
Jurnalis: Indrayadi T Hatta/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Idnrayadi T Hatta
Lihat juga...