PONOROGO — Program Angkutan Cerdas Siswa (ACS) yang akan diluncurkan pada Februari 2017 mendatang oleh Pemerintah Kabupaten beserta Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Ponorogo, akan melibatkan 33 Angkutan Pedesaan (Angkudes) yang tersebar di 15 trayek yang sudah disepakati.
Sosialisasi ACS
Program yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 sebesar Rp 1 Miliar tersebut diharapkan bisa meminimalisir kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan pelajar di bawah umur. Kasatlantas Polres Ponorogo, Imam Mustolih, menjelaskan nantinya 33 angkudes akan melayani 500 siswa di 6 sekolah. “Rutenya awalnya hanya di Ring 1, di pusat kota saja, tapi berkembang ke Ring 2 dan Ring 3,” jelasnya, Rabu (11/1/2017).
Muslih mengatakan, dengan berbagai pertimbangan, lalu disepakati trayek angkudes meliputi wilayah Sawoo, Bungkal, Slahung, Badegan, Pulung, Jenangan, Sukorejo dan Ponorogo. Dan, keenam sekolah yang termasuk ke dalam proyek ini, yakni SMPN 1 Ponorogo, SDN 6 Ponorogo, SMP Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 2, SMP Maarif dan SMP Terpadu.
“Yang bisa daftar, siswa yang diangkut berasal dari wilayah kecamatan penyangga yang jarak tempuh dari rumah menuju sekolah kisaran sepuluh hingga lima belas kilometer,” ujarnya.
Penunjukkan rute didasari hasil survey dan pendataan Satlantas dan Dinas Perhubungan (Dishub) serta data alamat rumah yang diperoleh dari pihak sekolah, dengan memperhatikan daerah titik pemberangkatan paling banyak dan daerah rawan laka, maka tahap satu rute terbagi menjadi 15 trayek. “Ke depan nantinya saat pengembangan akan dilakukan untuk sepuluh sekolah, berlanjut terus hingga mencakup seluruh pelajar di Ponorogo,” pungkasnya.