Hari Terakhir Sebelum Pajak Kendaraan Naik Kantor Samsat Bantul Diserbu Wajib Pajak

KAMIS 5 JANUARI 2017
BANTUL—Kantor Samsat Bantul yang ada di Jalan Parangtritis Yogyakarta diserbu wajib pajak pada Kamis (05/01/2017) pagi hari ini. Sejumlah masyarakat berbondong-bondong datang ke kantor Samsat Pembantu Bantul ini untuk membayar pajak kendaraan bermotor mereka. Mereka memanfaatkan sisa satu hari terakhir, sebelum tarif pajak kendaraan naik sekitar 100 persen atau dua kali lipat dari sebelumnya terhitung mulai  6 Januari 2017 besok.
Suasana di kantor Samsat Pembantu Bantul dipenuhi antrian para wajib pajak
Peningkatan jumlah wajib pajak pada Kamis hari ini terlihat dari membludaknya parkir kendaraan bermotor milik warga yang datang ke kantor Samsat Bantul. Jika biasanya parkir kendaraan hanya berada di sekitar halaman kantor Samsat sisi timur saja, namun hari ini parkir kendaraan terpantau meleber hingga sisi selatan dan sisi barat kantor Samsat, bahkan hingga ke tepi jalan raya.
Junlah antrian pembayaran pajak di kantor Samsat Pembantu Bantul hingga pukul 09.00 WIB sendiri, bahkan terpantau telah mencapai 600 orang lebih. Seperti diungkapkan salah seorang wajib pajak Rudi, warga Tamanan, Banguntapan, Bantul. 
“Saya datang sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Dan saya sudah mendapat atrian nomor 617,” ujarnya saat ditemui Cendana News, Kamis.
Di hari terakhir sebelum tarif pajak kendaraan mengalami kenaikan ini, sejumlah warga yang sebenarnya masih memiliki sisa waktu membayar pajak hingga beberapa minggu ke depan, lebih memilih untuk membayar pada hari ini. Hal itu lebih karena alasan menghemat biaya pembayaran pajak yang akan naik hingga dua kali lipat dari sebelumnya.
“Pajak kendaraan saya sebenarnya baru habis tanggal 21 Januari besok. Tapi saya memilih membayar hari ini karena kalau besok sudah naik menjadi sekitar Rp300 ribu. Kalau bayar sekarang cuma Rp160 ribu. Jadi kan bisa hemat Rp150 ribu,” ujar Samiyo, wajib pajak asal  Pendowoharjo, Sewon, Bantul.
Sejumlah warga sendiri menyayangkan keputusan pemerintah menaikan tarif pajak kendaraan Bermotor hingga mencapai dua kali lipat dari tarif sebelumnya secara mendadak. Mereka merasa kenaikan tarif pajak kendaraan tersebut akan semakin menyusahkan masyarakat khususnya masyarakat kecil yang pendapatanya tidak tentu.
“Ya jelas akan sangat memberatkan. Apalagi naiknya dua kali lipat. Belum lagi katanya listrik dan BBM juga akan naik. Bikin orang kecil seperti saya ini semakin susah,” ujar Samiyo yang sehari hari bekerja sebagai buruh lepas ini.
Salah seorang wajib pajak lainnya, Maya,  menilai jika hendak menaikan tarif pajak kendaraan bermotor, mestinya pemerintah melakukan secara bertahap. Tidak langsung naik hingga dua kali lipat, karena akan sangat dirasakan warga masyarakat. “Kalau memang mau menaikkan mestinya jangan langsung dua kali lipat. Tapi ya mau bagaimana, rakyat kecil seperti saya cuma bisa pasrah,” kesahnya.
Dari pantauan Cendana News, hingga pukul 10.00 WIB kantor Samsat Pembantu Bantul, nampak masih terus didatangi warga masyarakat para wajib pajak, yang ingin melakukan kewajiban mereka membayar pajak kendaraan bermotor mereka. Dari pukul 09.00 hingga pukul 10.00 tercatat ada penambahan 100 antrian wajib pajak yang tercatat mendaftar ke kantor Samsat, Bantul. Kantor Samsat Pembantu Bantul sendiri pada hari ini menerima layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga pukul 12.00 WIB.
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H Kusmargana
Lihat juga...