Gudang Terbakar Nyaris Hanguskan Rumah Pengrajin Kasur Di Lampung Selatan

KAMIS 5 JANUARI 2017


LAMPUNG—Sebuah gudang berukuran 5×7 meter milik Ahmad Sholeh (37) warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan terbakar sekitar pukul 10:30 WIB. Kebakaran yang berada di gudang penyimpanan kapuk bahan baku pembuatan kasur tersebut menurut pemilik rumah, Ahmad Soleh terjadi akibat arus pendek (korseting) listrik pada mesin yang ada di dalam gudang. 
Sisa gudang yang habis terbakar.

Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan segera dikerahkan memadamkan gudang yang nyaris menghanguskan bagian rumah yang tepat berada di samping gudang. Selain kapuk yang ludes terbakar mesin yang berada di dalam juga terbakar dan tak bisa diselamatkan akibat dilalap si jago merah. 

Ahmad Soleh saat dikonfirmasi Cendana News mengaku kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut ditaksir lebih dari Rp100 juta terdiri dari bahan baku kapuk untuk membuat kasur diestimasi mencapai puluhan juta serta mesin yang ada di dalam gudang seharga puluhan juta. Sementara sang isteri Dewi (27) mengaku kebakaran terjadi saat ia dan anaknya sedang menonton televisi dan tiba tiba ada aroma asap yang segera disusul dengan api yang membesar. 
“Saya langsung teriak dan mengeluarkan barang barang berupa kasur dan barang barang lain termasuk ada tabung gas elpiji sementara suami dan warga segera memadamkan api dengan air karena kejadian begitu cepat,”ungkap Dewi saat ditemui Cendana News terlihat shock dengan kondisi gudang kapuk miliknya terbakar, Kamis (5/1/2017).
Warga sekitar yang melihat peristiwa kebakaran tersebut sebagian langsung membantu dengan alat seadanya dan mengambil air dari sawah di sekitar gudang. Sementara warga lain segera menelpon aparat kecamatan untuk memanggil petugas pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Lampung Selatan.
Salah satu petugas pemadam kebakaran, Denny, mengaku tim pemadam kebakaran segera meluncur ke lokasi kebakaran yang berada di tepi Jalinsum tersebut. Ia mengaku beruntung saat itu kondisi angin tidak begitu besar sehingga api tidak merembet ke bangunan rumah yang ada tepat di samping gudang. Mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dengan sekitar beberapa petugas langsung menyemprotkan air ke dalam gudang kapuk tersebut untuk memadamkan sisa sisa api yang berpotensi membesar.
Akibat kebakaran gudang kapuk bahan baku pembuatan kasur tersebut lokasi yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sempat mengalami kemacetan. Petugas polisi dari Polsek Penengahan, Koramil Penengahan terlihat berjaga dan mengatur lalu lintas akibat pengendara kendaraan yang ingin melihat lokasi kejadian kebakaran tersebut. Selain itu camat Kecamatan Penengahan Lukman Hakim pun segera melihat lokasi kejadian yang menghanguskan isi gudang kapuk tersebut.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi

Lihat juga...