KAMIS, 5 JANUARI 2017
SLEMAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY masih terus melakukan penanganan pasca bencana angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di DIY Kamis (5/1/2017) sore. Bersama sejumlah komunitas relawan, SAR Polda DIY, BPBD Sleman, serta PMI Sleman, BPBD DIY juga telah mendirikan Posko lapangan di kawasan terdampak Balai Desa Sumberadi, Mlati, Sleman, untuk membantu proses evakuasi.
![]() |
| Angin kencang melanda DIY. |
Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY, Wahyu Pristiawan, menyatakan, angin kencang yang melanda DIY sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan sedikitnya sebanyak 22 pohon tumbang dan sebanyak 11 rumah rusak. Tak hanya itu hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan sejumlah akses jalan terputus, jaringan listrik rusak, serta beberapa kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor tertimpa pepohonan.
“Sampai saat ini masih terus dilakukan penanganan,” ujarnya singkat.
Untuk wilayah Kabupaten Sleman sendiri, hujan deras disertai angin kencang diketahui melanda 8 titik di Kecamatan Sayegan, 1 titik di Kecamatan Godean, 7 titik di Kecamatan Mlati, dan 1 titik di Kecamatan Depok. Sementara untuk wilayah Yogyakarta angin kencang diketahui melanda Kecamatan Gondokusuman khususnya Kelurahan Terban dan sekitar RS Panti Rapih.
“Untuk Kabupaten Gunungkidul terdapat satu titik dahan patah hingga menutup separo akses jalan di Wonogomo Playen,” terangnya.
Selain fenomena hujan deras disertai angin kencang, berdasarkan informasi yang didapat cuaca ekstrim yang terjadi Kamis sore juga diketahui memunculkan hujan berupa gumpalan es di sekitar wilayah Kelurahan Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.
Sejak dua hari terakhir wilayah DIY secara berurutan ditimpa cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin kencang. Pada Rabu (4/1/2017) lalu angin kencang juga melanda beberapa wilayah di DIY hingga mengakibatkan Suwandi (65) warga Dusun Sumberan, Sumberagung, Moyudan, Sleman, tewas akibat tertimpa atap reruntuhan rumah yang roboh. Adanya cuaca ekstrim pada Rabu sore juga mengakibatkan sebanyak 10 rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, serta satu kandang kambing rusak berat. Tak hanya itu, sejumlah pohon juga diketahui tumbang di sebanyak 4 titik lokasi hingga menutup sebagian akses jalan, khususnya di sekitar wilayah Seyegan dan Tempel, Sleman.
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana / Editor: Satmoko / Foto: Jatmika H Kusmargana