Walikota Kota Balikpapan Kesulitan Awasi Kebersihan Pesisir Pantai

MINGGU, 11 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, mengaku kesulitan melakukan pengawasan kebersihan pesisir pantai, menyusul masih banyak ditemukannya sampah plastik di pesisir pantai, seperti saat gelar aksi bersih-bersih di Kampung Rumah Atas Air dan pesisir pantai pada Sabtu (10/12/016), kemarin. 
Salah-satu kawasan dj Kampung Atas Air Balikpapan
Rizal mengatakan, diperlukan kesadaran masyarakat dalam memelihara dan peduli menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. “Sampah di pesisir pantai tidak hanya berasal dari kawasan sekitar, tapi juga ada dari sungai-sungai kecil sehingga sulit dalam pengawasan. Karenanya, perlu kesadaran dalam membuang sampah,” terangnya.
Sementara itu, guna mengurangi sampah di pesisir pantai, pihaknya terus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah dan warga sekitar terkait pengelolaan sampah. Kesadaran mengurangi sampah plastik juga diperlukan untuk mengurangi sampah plastik yang masih terlihat berserakan.
“Nanti kita sinergi dengan warga sekitar dalam mengedukasi, karena yang paham juga pastinya warga sekitar,” tandas Rizal.
Sementara itu, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir Pantai dan Laut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Heru Waluyo, mengungkapkan, masyarakat Indonesia termasuk paling banyak menggunakan plastik. Hal itu karena gaya hidup masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan kemasan plastik dan dibuang dengan percuma.
“Sampah plastik sangat banyak sampai menganggu lautan” ulasnya, sembari mengimbuhkan, kesadaran mengurangi penggunaan plastik harus mulai dilakukan dengan tidak membuangnya percuma, namun mendaur ulang sehingga bisa bermanfaat.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Koko Triarko / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...