Selain Mencari Keuntungan, Pengusaha Hotel NTB Juga Diminta Taat Pajak

SELASA, 13 DESEMBER 2016

MATARAM — Pelaku usaha jasa perhotelan dan restoran Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta supaya selama beroperasi, selain memajukan dunia pariwisata, mencari keuntungan, juga diminta untuk senantiasa taat melaksanakan kewajiban membayar pajak.
Pelantikan pengurus PHRI dan silaturrahmi pariwisata NTB bertajuk meraih 4 juta wisatawan tahun 2018
“Meski demikian, selama beroprasi ikut memajukan pariwisata NTB, selain mencari keuntungan, bapak ibu pengusaha perhotelan, Restoran maupun pelaku usaha lain untuk senantiasa selalu ingat melaksanakan kewajiban membayar pajak,” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi di acara pengukuhkan pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Provinsi NTB Periode 2016-2021 di Hotel Lombok Raya Mataram, Selasa (13/12/2016).
Ia mengatakan, keberadaan perusahaan jasa perhotelan dan restoran termasuk beberapa pelaku usaha lain, tanpa dipungkiri telah berkontribusi besar bagi kemajuan pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Majdi juga menyampaikan terimakasih kepada PHRI, dan seluruh asosiasi pariwisata dan pelaku pariwisata yang sudah bekerja keras demi pariwisata di NTB dan mengajak untuk ikut sebagai mitra pemerintah dalam membangun infrastruktur dan menunjang tempat wisata.
“Bukan hanya hotelnya saja yang dibenahi, tapi pelayanannya juga harus mantap, kamar hotel semakin bagus, senyuman juga semakin tulus,”sebutnya.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...