Risnani Giat Punguti Sampah Diolah Jadi Berbagai Kerajinan

SELASA, 6 DESEMBER 2016
SURABAYA—Sudah sejak 2006, Risnani aktif menjadi relawan peduli sampah. Perempuan yang lebih akrab disapa Ibu Riris ini juga mendirikan rumah daur ulang sampah yang ia beri nama w-queen di Jalan Jambangan II-A No. 1 Surabaya. Selain aktif sebagai pegiat relawan sampah, Ibu Riris kerap kali mengajarkan kepada masyarakat sekitar untuk dapat mendaur ulang sampah dijadikan aneka macam kerajian.

Berbagai sampah yang berhasil ia daur ulang menjadi kerajinan di antaranya sampah botol, plastik, dan koran-koran bekas. Perempuan yang juga termasuk kader lingkungan kota Surabaya ini saat ditemui di acara Awarding Pahlawan Ekonomi 2016 di Taman Surya, Sabtu (3/12/2016) menceritakan, awalnya memang dirinya berniat untuk membersihkan sampah yang berserakan di lingkungan tempat tinggalnya.

Risnani berdiri di stan miliknya saat mengikuti Awarding Pahlawan Ekonomi 2016.

“Setelah sampah terkumpul, kemudian dipilah-pilah. Dari botol-botol bekas kita coba buat kerajinan bunga. Dari plastik-plastik kita coba kreasikan membuat bunga juga. Dari koran-koran kita bisa membuat kotak pensil, tempat tisu, dompet, tas, dan pigura sederhana,” ujarnya.

Kerajinan-kerajinan yang dibuat untuk saat ini masih belum berorientasi untuk diperjualbelikan. Tapi Ibu Riris mengaku ke depannya tidak menutup kemungkinan akan diperjualbelikan.

w queen nama produk dan stan milik Risnani.

Sampai saat ini produk hasil daur ulang sampah hasil kreasinya masih sebatas untuk keperluan pameran-pameran. Hal ini juga sebagai upaya mengkampanyekan budaya membuang sampah pada tempatnya dan juga wujud edukasi kepada masyarakat bahwa dari sampah dapat dihasilkan produk-produk yang memiliki nilai.

“Di tempat kami, di w-queen sering kedatangan tamu dari dinas-dinas untuk melakukan peninjauan terkait pengolahan daur ulang sampah. Selain itu di sini juga sering diadakan pelatihan-pelatihan untuk para kader lingkungan dan para mahasiswa juga,” tandasnya.

Jurnalis: Nanang WP / Editor: Satmoko / Foto: Nanang WP

Lihat juga...