SELASA, 6 DESEMBER 2016
SUMENEP—Tingginya gelombang serta angin kencang yang melanda di perairan Kabupaten Sumenep sejak hari Senin (5/12/2016) kemarin membuat aktivitas para nelayan lumpuh total. Mereka tidak bisa memaksakan diri untuk melakukan penangkapan ikan akibat kondisi cuaca sangat tidak memungkinkan sehingga memilih istirahat sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat para nelayan enggan melaut karena tidak ingin mengambil risiko besar. Sebab nanti jika dipaksakan dapat membahayakan terhadap dirinya. Akibatnya dengan kondisi cuaca saat ini mereka kebingungan untuk mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Apalagi ditambah dengan minimnya keterampilan yang mempersulit mereka mencari pekerjaan alternatif.
![]() |
| Perahu milik nelayan sedang ditambatkan di sungai. |
“Kalau saat ini sudah tidak ada aktivitas nelayan dalam melakukan penangkapan ikan, karena khawatir dengan kondisi cuaca tidak bersahabat. Karena jika dipaksakan dapat membahayakan terhadap nelayan itu sendiri, sehingga harus bersabar sambil menunggu kondisi cuaca membaik,” papar Hosman (28) salah seorang nelayan di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (6/12/2016).
Disebutkan, bahwa jika kondisi cuaca buruk tak kunjung membaik, kadang para nelayan menggadaikan barang-barang berharga yang ia miliki, Melaut bagi nelayan merupakan salah satu urat nadi ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena ketika aktivitas nelayan lumpuh total, ia tidak bisa mendapatkan penghasilan sampingan dengan keterbatasan keterampilan yang dimilikinya.
“Untuk mencari pekerjaan lain sangat kesulitan, kemampuan yang kami miliki cukup minim, sehingga hanya mengandalkan mata pencaharian menangkap ikan saja. Makanya jika sudah cuaca buruk seperti ini hanya menganggur sambil menunggu kondisi cuaca membaik. Kalau ombak besar tidak bisa dipaksakan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Kondisi seperti itu memang seringkali terjadi, apalagi pada saat musim hujan, cuaca buruk seringkali melanda perairan wilayah penangkapan ikan nelayan tersebut. Ia hanya bisa pasrah menikmati hidup seadanya tanpa memiliki penghasilan memadai. Namun, meski demikian, selama ini belum ada perhatian serius dari pemerintah setempat. Jika cuaca sedang tidak bersahabat, nelayan tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: Satmoko / Foto: M. Fahrul