SELASA, 6 DESEMBER 2016
BALIKPAPAN—Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai bahaya banjir dan tanah longsor, menyusul musim penghujan datang hingga awal tahun 2017. Tak hanya hujan, kemungkinan angin kencang yang berasal dari awan juga perlu diwaspadai.
Kasi Informasi dan Data BMKG Balikpapan, Abdul Haris, memprediksi hingga Januari kondisi cuaca di Kalimantan Timur didominasi curah hujan.
![]() |
| Genangan air di salah satu titik kota Balikpapan saat hujan deras pada akhir bulan lalu. |
“Pertumbuhan awan hujan cukup subur. Artinya kemungkinan angin kencang yang berasal dari awan juga cukup banyak,” katanya, Selasa (6/12/2016).
Tak hanya mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor, namun pihaknya mengharapkan nelayan juga dapat membaca tanda-tanda alam terlebih dahulu sebelum melaut, karena kondisi cuaca munculnya angin spontan dari angin hujan juga bisa muncul.
“Teman-teman dari kebencanaan juga mohon kesiagaan baik di darat maupun di laut karena sangat rentan terhadap angin kencang yang datang tiba-tiba,” tandas Haris.
Untuk curah hujan diperkirakan sekitar 5 hingga 10 milimeter per jamnya atau 20 milimeter per hari. Lanjut Haris, prakiraan ini tidak terbatas hanya di Balikpapan namun ada kemungkinan juga menyebar ke daerah lain di Kalimantan Timur.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti