Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindagkop Balikpapan Awasi Harga Kebutuhan Pokok

SELASA, 13 DESEMBER 2016
 
BALIKPAPAN — Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Balikpapan mengawasi harga-harga kebutuhan pokok dan sejumlah kebutuhan yang menjadi keperluan warga. Pantauan Pemerintah, harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng belum mengalami kenaikan. Namun, komoditi sayuran seperti bawang merah dan ikan mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Balikpapan, Doortje Marpaung, terus melakukan pemantauan terhadap harga sembako jelang Natal dan Tahun Baru.

Menurut Kepala Disperindagkop Balikpapan, Doortje Marpaung, hingga kini harga kebutuhan pokok belum ada kenaikan. Namun harga ikan tongkol, sayur mayur, dan bawang merah mengalami kenaikan.

“Sampai sekarang belum ada kenaikan bahan kebutuhan pokok. Tapi, kalau ikan tongkol memang naik. Karena nelayan tidak banyak yang melaut akibat cuaca ekstrem. Bawang merah dan sayur mayur ada kenaikan tapi masih wajar karena masuk musim penghujan,” jelasnya, Senin (13/12/2016).

Ia mengatakan, kenaikan yang terjadi pada komoditi tersebut bukan karena Natal dan Tahun Baru. Namun, karena cuaca yang kurang baik, maka harga mengalami kenaikan mengingat stok terbatas dan didatangkan dari luar daerah.

“Naiknya beberapa komoditi membuat kami belum berencana melakukan sidak. Namun, tetap mengawasi harga dari komoditi yang sering dicari warga,” tandas Doortje kepada media.

Selain itu, pihaknya juga telah menyurati secara resmi kepada agen maupun distributor agar tidak menaikkan harga jelang Natal dan Tahun Baru. Hal itu dilakukan untuk menstabilkan harga.

“Agen juga nggak boleh nimbun barang. Warga juga sebaiknya tidak membeli barang secara berlebihan agar permintaan tetap stabil,” tambahnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...