Gerakan Seribu Rupiah, Aksi Peduli Korban Gempa Aceh PMKRI Maumere

MINGGU, 11 DESEMBER 2016
MAUMERE – Perhimpunan Mahsiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere Santa Thomas Morus, sejak Sabtu (10/12/2016), sore hingga malam melaksanakan aksi Geser (Gerakan Seribu Rupiah) di beberapa lokasi perempatan jalan di Kota setempat. Ketua Presidium PMKRI Maumere, Martinus Laga Muli, mengatakan, sebagai sesama anak bangsa, pihaknya merasa terpanggil untuk meringankan beban sesama saudara di Aceh yang sedang mengalami musibah gempa bumi.
Adaktivis mahasiswa PMKRI  Maumere sedang meminta sumbangan dari pengendara untuk korban gempa  di Aceh.
“Kami melakukan aksi mencari sumbangan dengan mengedarkan kotak sumbangan kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di beberapa lokasi jalan di kota Mauemere,” ujarnya.
Menurut Martinus, segenap anggota PMKRI Maumere merasa terpanggil untuk turut mengumpulkan dana guna disumbangkan sebagai wujud  rasa keprihatinan. Gerakan ini, didasari oleh semboyan misioner PMKRI, yaitu Pro Ecclesia et Patria, yang berarti Untuk Gereja dan Tanah Air dan makna NKRI yang memperkuat segenap anggota PMKRI Maumere untuk melakukan gerakan solidaritas tersebut.
“Sebagai generasi muda, kami juga ingin berbuat yang terbaik bagi bangsa dan sesama anak bangsa. Uang yang terkumpul akan kami sumbangkan bagi korabn gempa di Aceh,” tegasnya.
Selain Martinus, anggota PMKRI Maumere lain yang turut terlibat dalam aksi tersebut, antara lain Presidium Gerakan Kemasyarakatan, Manuarius Ndambo dan Presedium Pengembangan Organisasi, Wae Yohanes. Turut terlibat pula Presidium Pendidikan dan Kaderisasi, Filemon Rendy Laba, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi, Alvin Aha, dan beberapa anggota lain di antaranya Flafianus Kebha, Ans Epu, Filipus Kako Pati dan Yosep Arman.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Koko Triarko / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...