Formapi Galang 1.000 Tanda Tangan Wujudkan Indonesia Inklusif

MINGGU, 04 DESEMBER 2016

MALANG — Dalam rangka memperingati hari Disabilitas Internasional, Forum Mahasiswa Peduli Inklusi (Formapi) Universitas Brawijaya meggelar aksi penggalangan 1.000 tanda tangan untuk mewujudkan Indonesia Inklusif di area Car Free Day (CFD) kota Malang.
Penggalangan seribu tanda tangan
“Terkumpulnya 1.000 tanda tangan ini nantinya kami anggap sebagai simbol bahwa masyarakat kota Malang mendukung agar Indonesia menjadi negara inklusif,” jelas ketua umum Formapi, Rara Lingga kepada Cendana News, Minggu (4/12/2016).
Ia menjelaskan bahwa aksi penggalangan 1.000 tanda tangan di CFD merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari peringatan hari Disabilitas internasional. Sebelumnya kegiatan ini, kami juga melakukan longmarch mengelilingi kampus Brawijaya dan mendatangi setiap fakultas.
“Melalui aksi ini kami ingin masyarakat semakin memiliki rasa kepedulian kepada penyandang disabilitas sehingga mereka tidak hanya sekedar tahu disabilitas tapi memang benar-benar peduli terhadap disabilitas,” harapnya. 
“Karena pada dasarnya penyandang disabilitas memiliki hak yang sama seperti masyarakat pada umumnya,”sambungnya.
Lebih lanjut Rara juga mengakui bahwa di Malang sendiri akhir-akhir ini sudah banyak sekali bantuan dan perhatian dari pemerintah.
“Tapi itu hanya dari pemerintah, sedangkan dari masyarakatnya sendiri masih kurang rasa kepeduliannya terhadap disabilitas,” ucapnya.
Sementara itu, Rara menjelaskan bahwa Formapi sendiri adalah salah satu Unit Kegiatan Masyarakat (UKM) di UB yang berfungsi sebagai wadah untuk menyetarakan hak-hak mahasiswa penyandang disabilitas dengan non disabilitas.
Belajar menggunakan bahasa isyarat
Dari pantauan Cendana News, selain melakukan aksi penggalangan 1.000 tanda tangan, Formapi juga membagikan stiker, bunga mawar, serta mengajari para pengunjung CFD menggunakan bahasa isyarat.

Jurnalis : Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Agus Nurchaliq

Lihat juga...