Budayawan Bandung Budi Dalton: Tokoh Sunda Minim Berpolitis, Lebih Minat Berkarya

KAMIS 15 DESEMBER 2016

BANDUNG—Nama besar Djuanda Kartawidjaja menjadi kebangaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terlebih untuk warga Sunda. Lewat deklarasinya pada 13 Desember 1957 silam,tokoh asal Tasikmalaya, Jawa Barat itu mampu menegaskan kepada Dunia bahwa kepulauan di nusantara merupakan satu kesatuan.
Suasana Peringatan Delarasi Djuanda di Universitas Pasundan Bandung/
Djuanda menjadi pangaruh besar untuk dunia kemaritiman dan babak baru sejarah kehidupan bangsa ini. Budayawan Asal Kota Bandung, Budi Dalton menilai saat ini cenderung minim tokoh Sunda yang mampu tampil di pentas Dunia lewat jalur politis.
“Kalau dulu memang ada beberapa tokoh-tokoh (Sunda) yang tampil, pada saat sekarang menurun,” ujar Dalton, di sela peringatan Deklarasi Djuanda ke-59 tahun, di Kampus Unpas, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Kamis (15/12/2016).
Meski begitu, hemat Dalton, bukan berarti tak ada lagi warga Jawa Barat yang berpotensi untuk mendongkrak nama bangsa. Hanya saja jalurnya tidak melalui politik.
Menurutnya, dewasa ini masyarakat Jawa Barat lebih berminat menciptakan karya yang mampu mendapat pengakuan di mata internasional. Salah satunya lewat karya seni.
“Saya yakin bukan potensinya yang tidak kredibel, hanya kesempatan di dalam politisnya orang Sunda tidak tertarik saja. Lebih tertarik pada karya,” ucapnya.
Jurnalis: Rianto Nudiansyah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Rianto Nudiansyah
Lihat juga...