KAMIS, 27 OKTOBER 2016
BALIKPAPAN — Meski dalam kondisi defisit anggaran, Pengurus National Paralympic Committe (NPC) Balikpapan mengharapkan Pemerintah Kota dan Provinsi Kaltim memberikan bonus bagi atlet dan pelatih yang baru saja mengikuti kejuaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) di Jawa Barat 15-24 Oktober 2016. Hal itu disampaikan Ketua NPC Balikpapan, Malik didampingi Sekretaris, Juliadi.

Menurutnya, atlet difabel Balikpapan yang masuk dalam tim Provinsi Kaltim pada Kejuaraan Peparnas XV 2016 di Jawa Barat memperoleh 32 emas dengan peringkat tujuh dari 13 cabor yang dipertandingkan. “Harapannya mereka mendapatkan bonus dari pemerintah daerah,” katanya Kamis, (27/10/2016).
Sedangkan atlet difabel asal Balikpapan unggul di cabor renang dengan mengukuhkan enam emas, masing-masing diperoleh oleh Guntur dan Iluyin, disusul Tenis Meja meraih dua emas atas nama Miskam dan Ahmad Yusuf.
Kabid Pemuda dan Olahraga Dispora Budpar Balikpapan, Irfan Taufik mengapresiasi prestasi para atlet, pelatih dan pengurus NPC Balikpapan.
Irfan mengaku akan menyampaikan harapan dari pengurus dan atlet NPC Balikpapan yang berjuang dalam kejuaraan nasional tersebut kepada Wali Kota Balikpapan.
“Harapan yang disampaikan ke Dinas akan kami sampaikan,” tandasnya.
Seperti diketahui, Pada kejuaraan ini tersebut Provinsi Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan mengantongi 177 emas, disusul Jawa Tengah dengan meraih 68 emas, urutan ketiga provinsi Sumatra Utara dengan 38 emas, posisi empat Riau 36 emas, posisi lima Papua dengan 34 emas dan posisi enam Kalsel dengan 33 emas dan posisi tujuh diraih Kaltim dengan 32 emas.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti