SENIN 31 OKTOBER 2016
JAKARTA—Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia secara resmi baru saja menyerahkan empat orang sandera Anak Buah Kapal (ABK) Warga
![]() |
| Penyerahan sandera ABK WNI yang diserahkan kepada keluarganya. |
Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya sempat disandera oleh kelompok perompak bersenjata asal Somalia, Benua Afrika. Penyerahan tersebut dilakukan secara seremonial di Gedung Pancasila, kompleks Gedung Kemenlu RI, Pejambon, Jakarta Pusat.
Keempat sandera ABK WNI tersebut telah diserahkan secara langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Lestari Priansari Marsudi kepada perwakilan masing-masing anggota keluarga yang bersangkutan di Ruang Flat Room di Gedung Pancasila, kompleks Gedung Kemenlu RI, Pejambon, Jakarta Pusat, pada sekitar pukul 13:00 WIB, Senin siang (31/10/2016).
Sebelumnya diberitakan bahwa 5 orang ABK WNI awak kapal penangkap ikan Nathan 3 milik perusahaan swasta Taiwan yang berbasis di Negara Oman tersebut diketahui telah disandera oleh kelompok perompak bersenjata di perairan Somalia, Benua Afrika sejak 26 Mei 2012. Mereka baru berhasil dibebaskan dari tangan penyandera sejak 24 Oktober 2016 dan baru tiba di tanah air pada tanggal 28 Oktober 2016.
Sebenarnya total sandera ada 5 orang, namun seorang sandera yang bernama Nasirin asal Cirebon, Jawa Barat, dikabarkan telah meninggal dunia karena menderita sakit dan telah dimakamkan secara syariat Islam di Negara Somalia, Benua Afrika.
![]() |
| Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi |
Setibanya di Jakarta, keempat orang sandera ABK WNI tersebut sempat menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
“Alhamdulilah pada hari yang berbahagia ini kami atas nama Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) secara resmi telah menyerahkan 4 ABK WNI yang sebelumnya sempat disandera oleh kelompok perompak bersenjata di Somalia kepada masing-masing perwakilan keluarga di Gedung Pancasila, Kompleks Kamtor Kemenlu di Jakarta, dalam keadaan selamat dan sehat wal afiat, ” papar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Gedung Pancasila Jakarta, Senin siang (31/10/2016).
“Keempat sandera ABK WNI yang berhasil dibebaskan dari tangan penyandera tersebut masing-masing adalah Sudirman, Supardi, Adi Manurung dan Elson, sedangkan sandera satu lagi yang bernama Nasirin yang sebelumnya diketahui berasal dari Cirebon, Jawa Barat dikhabarkan telah meninggal dunia pada 2014.
Nasirin meninggal karena menderita sakit pada saat disandera, jenazah yang bersangkutan diketahui telah dimakamkan secara syariat Islam di Negara Somalia, Benua Afrika” kata Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi kepada wartawan saat jumpa pers di Jakarta.
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
