SELASA, 25 OKTOBER 2016
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelum mendatangi Bareskrim Polri terkait kasus penistaan agama, Ahok sempat bertandang ke Istana Kepresidenan.

“Saya sedang bertanya apa makna Ahok mendatangi istana sebelum ke Bareskrim untuk menjelaskan apa yang dituduhkan kepadanya,” kata Anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani, Di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa, (25/10/2016).
Menurut Ahmad publik pasti mempertanyakan apakah Ahok sedang menunjukkan bahwa dia dekat dengan presiden. Apakah Ahok sedang menunjukkan dia minta perlindungan presiden. Apa makna dibalik itu semua.
Disampaikan, Secara politis apa yang dilakukan ahok itu kurang bagus, karena presiden adalah kepala negara, Gubernur merupakan kepala daerah ditingkat provinsi.
“Nah jika kemudian ada masalah, dia sebagai gubernur semestinya hadapi masalahnya. Sebagaimana gubernur gubernur yang lain yang diperiksa tanpa izin presiden,” pungkasnya
Untuk diketahui, Ahok mengaku kedatangannya ke Bareskrim atas inisiatif sendiri, guna untuk menyelesaikan polemik yang terjadi atas kasus tersebut. Tapi belum dipanggil secara resmi oleh Bareskrim.
Di Bareskrim, Ahok menjelaskan, dirinya tidak memiliki niat untuk menghina atau menistakan agama Islam akibat ucapannya terkait surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : Irvan Sjafari / Foto : Adista Pattisahusiwa