Pasca Banjir, Petugas Bersihkan Sisa Sampah di SMAN 9 Kota Bandung

SELASA, 25 OKTOBER 2016

BANDUNG — Akibat banjir, SMAN 9 Kota Bandung yang berada di Jalan LLU Satu Suparmin ikut tergenang hingga ketinggian 1,5 meter, pada Senin (24/10) kemarin. Dua mobil pemancar milik Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung turut dikerahkan untuk membersihkan sisa sampah pasca banjir, pada Selasa (25/10/2016).
“Pihak sekolah meminta bantuan untuk pembersihan dan pemulihan agar sekolah bisa berfungsi kembali,” ujar Kepala DPPK Kota Bandung, Ferdi Ligaswara di lokasi.
Ferdi meminta masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk daerah yang berdekatan dengan sungai. SMAN 9 Kota Bandung sendiri berada di kawasan Sungai Citepus.
“Kedepan kewaspadaan harus ditingkatkan karena banjir kali ini tidak bisa diprediksi bahkan dalam hitungan jam,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 9 Kota Bandung, Agus Setia Mulyadi menjadikan banjir sebagai pembelajaran. Kedepan dia sudah menyiapkan antisipasi andaikata banjir kembali melanda.
“Kita akan jaga-jaga kalau insiden kemarin terjadi lagi mungkin kita lihat situasi apakah memungkinkan atau tidak untuk kegiatan belajar mengajar tapi kalau sudah bahaya kita akan evakuasi siswa,” ucapnya.
Ia memprediksi pihaknya mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Mengingat ada 18 ruangan yang terkena dampak bajir. Selain tembok yang rubuh, kemungkinan 20 komputer ikut rusak. Termasuk ribuan buku dan alat musik.
“Saya kira revatilasisasi sarana SMAN 9 harus dilakukan dengan permukaan bangunan dinaikan dan penataan saluran air sedemikian rupa kemudian manajemen pengairan bisa diatur supaya kejadian serupa tidak terjadi,” pungkasnya.

Jurnalis : Rianto Nudiansyah / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Rianto Nudiansyah

Lihat juga...