![]() |
| saat pemusnahan narkoba pada (25/7/2016) |
Tren
- Serangan AS‑Israel ke Iran Perspektif Hukum Internasional
- Zakat Instrumen Keadilan Sosial
- Kontrak Sosial dalam Islam
- Korporasi Transmigran dan Defisit Kedelai
- Antek Asing vs Resiprositas
- Pola Kritik Era Prabowo
- Ekonomi Ramadhan
- BEM dan Mental Inlander
- LPDP Prioritas Aktivis
- Ekonomi Pancasila dan Implementasinya
KAMIS, 28 JULI 2016
BALIKPAPAN — Untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di kawasan Kalimantan Timur dan Utara, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menjalin kerjasama dengan Kepolisian Malaysia.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin menjelaskan dengan kerjasama itu untuk memperketat masuknya peredaran narkoba ke wilayah perbatasan.
“Kita tingkatkan koordinasi dengan polisi Sabah di Tawau. Sehingga bisa mendapatkan informasi apabila ada narkoba yang masuk ke Indonesia” terangnya Kamis (28/7/2016).
Kapolda mengharapkan sebelum masuk ke Indonesia, pengedar sudah tertangkap. Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan I Ketut Rasna mengungkapkan pencegahan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan dengan melakukan penyuluhan ke sejumlah sekolah di Balikpapan.
“Generasi muda harus tahu bahayanya menggunakan narkoba, sehingga generasi bangsa kita jauh dari narkoba,” ujarnya(Ferry Cahyanti)
Lihat juga...