Antisipasi ISPA Pasca Banjir Bandang, Relawan Bagikan Masker di Kabupaten Sangihe

MINGGU, 3 JULI 2016

MANADO — Pasca banjir bandang dan longsor yang menimpa Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara (Sulut) 2 pekan lalu, kini masalah yang timbal yaitu munculnya penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Data dinas kesehatan setempat sudah ada sejumlah warga yang terserang ISPA karena menghirup udara kotor pasca banjir bandang dan longsor.
Untuk mengantisipasi perkembangan penyakit ISPA pada warga, sejumlah relawan membagikan masker pada warga Sangihe khususnya yang berada di Desa Kolongan Akembawi di sekitar lokasi longsor. Salah satu relawan Athoe Sasauw kepada Cendana News mengatakan, pihaknya baru saja membawah bantuan buat para korban bencana di Sangihe termasuk yang berada di pengungsian.
“Sebelum kembali kami juga membantu pemerintah dan dinas terkait untuk membagikan masker kepada warga yang melintas di sekitar lokasi longsor, agar mereka terbantu dan terhindar dari penyakit ISPA,”sebutnya di lokasi, Minggu (3/3/2016).
Menurut Sasauw, memang pasca bencana kemarin sekarang cuaca sudah mulai membaik, dan masuk musim panas, sehingga banyak debuh yang tertiup angin dan kalau tidak di antisipasi bisa menimbulkan masalah baru bagi warga Sangihe terutama para pengungsi dan korban bencana.
“Karena itu kami Relawan dari Alumni SMANSA Angkatan 1989 Manado selain membawah bantuan kami juga membagikan masker buat warga di sekitar lokasi bencana, meski terbilang bantuan yang kami berikan sangar kecil namun semoga ini bisa meringangkan beban masyarakat sekitar dan korban bencana di Sangihe, karena mereka juga bagian dari saudara kami di Manado,” ungkapnya.
[Ishak Kusrant] 
Lihat juga...