Penjualan Es Batu di Pontianak Selama Ramadan Meningkat Tajam

MINGGU, 3 JULI 2016

PONTIANAK —  Penjualan es batu selama bulan Ramadan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami peningkatan. Itu terbukti lakunya penjualan es batu di Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, yang dijual seorang warga setempat bernama Damayani.
Wanita berusia 37 tahun ini mengaku, sudah 15tahun ini berjualan es batu setiap harinya. Namun, permintaan pada bulan Ramadan ini meingkat dari bulan biasanya.
“Kalau hari biasanya paling laku 50 biji. Ini sekarang  bulan Ramadan laku 500 hingga 900 biji perharinya. Saya jual satu biji es batu Rp 1000,-“ tuturnya, ditemui Cendana News, Minggu (3/7/2016).
Dikatakan, dari hasil penjualan es batu ini ia simpan uang ditabung. Sebabagian lagi, ia belanjakan untuk kebutuhan rumah tangganya.
“Untungnya selama dua minggu 5 juta. Ini sudah 10 juta saya dapat dari penjualan es batu ini. es batu ini kan modalnya hanya platsik berukuran satu kilogram dan setengah kilo saja. Airnya kan air hujan yang ditadah pakai tong berukuran besar. Ya tinggal masukan aja ke kulkas,” ucapnya.
Disebutkan, para pembeli sudah terbiasa membeli es baru dari yang ia jual. Ia mengaku, sampai kewalan menerima pesanan es batu dari pelanggannya.
“Saya utamakan pelanggan tetap. Saya antarkan pakai sepeda. Ada juga yang datang ke rumah. Pelanggan tetap tuh biasanya penjual minuman es, es tebu dan es lainnya. Karenakan cuaca di kita ini panas sekali. Makanya banyak yang beli es batu,” jelasnya.
Ia menuturkan, adanya penjualan es batu ini baginya menambah rejeki di kala Ramadan tiba. Selain itu pula membantu suaminya meringankan beban pengeluaran biaya hidup kebutuhan sehar-hari.  Ia mengaku selama ini tak pernah mendapat dana bantuan dari pemerintah dalam hal usaha kecil ini.
“Tidak ada pernah dapat apa-apa. Ya saya kerjakan saja yang bisa dibuat,” ucapnya.
[Aceng Mukaram]
Lihat juga...