JUMAT, 10 JUNI 2016
MANADO — Demo Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Manado pada pekan lalu yang berakibat bentrok antara Polisi dan GMKI hingga menyebabkan sejumlah pengurus GMKI terluka bahkan sebagian dilarikan ke rumah sakit, berujung dengan pencopotan puluhan perwira yang bertugas di Polresta Manado.
![]() |
| perwira polresta manado, dan polda sulut |
Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung mangatakan, sudah memberikan sangsi kepada anggota yang bertugas saat menangani unjuk rasa lalu yang berujung pada kericuhan. Kapolda sudah mengeluarkan telegram keputusan pergantian terhadap anggota yang terlibat dalam menangani unjuk rasa.
“Saya sudah perintahkan untuk diganti dan semua anggota yang terlibat dalam kericuhan itu diperiksa dan saat ini sudah ditangani oleh Direskrimum, semua yang terlibat kita periksa termasuk anggota GMKI, siapa yang terbukti melakukan pemukulan akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku termasuk anggota GMKI jika terbukti terlibat”, kata Marpaung pada Cendana News Jumat (10/06/2016).
Sementara itu dari 33 perwira yang dimutasi berdasarkan TR Kapolda tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan perwira Polri dan PNS Polri di lingkup Polda Sulut diantaranya Kompol Dewa Palguna Kabag Ops Polresta Manado, jabatan baru Kasubag Anev Bagbinopsnal Direskrimum Polda Sulut, digantikan Kompol Adi Saptia Sudirna yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Wenang, Kompol Muslikan Kasat Sabara Polresta Manado dimutasi Dalmas Polda Sulut dan digantikan Kompol Revan Rompas dan Kompol Meindert Markus Wowiling Kasat Intelkam dimutasi ke Subdit II Dit Intelkam Polda Sulut Digantikan Kompol Rolfland Daloma. (Ishak Kusrant)