![]() |
| Pelabuhan Terminal Kariangau Balikpapan |
Tren
- Urgensi Indikator Hukum Pancasila
- Energi Netizen dan Produktivitas Bangsa
- Kenapa Iran tidak Fokus Israel dan Kapal Perang AS
- Ronda Sahur: Lebih dari Sekadar Ritme Dini Hari
- Kenapa Gaza “di Transaksikan” dengan Iran ?
- Desakan Indonesia Keluar BoP Sejalan Kehendak Israel
- Jatuh Bangun Peradaban dalam Al-Qur’an
- Lupa Prabowo Teman Raja Jordan
- Perintah-Larangan dan Kebahagiaan Otentik
- Islamisme Reaktif Menghidupkan Industri Perang
KAMIS, 9 JUNI 2016
BALIKPAPAN — Aktivitas bongkar muat dibulan ramadhan di Pelabuhan Terminal Kariangau Balikpapan mengalami peningkatan signifikan, dari bulan-bulan biasanya. “Sekarang saja aktifitas bongkar muat sudah mengalami peningkatan sekitar 7%-10% bila dibanding dengan aktifitas pada bulan-bulan normal. Karena selama Ramadhan kebutuhan masyarakat akan meningkat, jadi pengiriman bahan pokok dari luar daerah otomatis meningkat,” kata General Manager PT Kaltim Kariangau Terminal – M. Basir saat ditemui di Balikpapan.
Ia juga memastikan handling komoditas bahan pokok yang dikirim ke Balikpapan melalui terminal bongkar muat akan berjalan lancar.
“Kelancaran itu tentunya ditunjang dengan pelayanan bongkar muat hingga 24 jam. Dengan dua unit container crane yang dimiliki pelabuhan, penurunan 60 container dari kapal bisa dilakukan dalam waktu satu jam saja. Sehingga kapal pengangkut tak perlu lama bersandar dan antri,” jelas Basir, Kamis (9/6/2016).
Selain itu, Basir mengatakan sebagian besar kapal pengangkut banyak mengangkut kebutuhan pokok. Dan 80 persennya kapal yang bersandar di pelabuhan bongkar muat ini merupakan kebutuhan pokok atau pangan dan komoditas pokok.
Untuk diketahui dari sisi infrastruktur pelabuhan, pelabuhan peti kemas tersebut memiliki daya tampung kontainer yang besar. Dari total daya tampung yang mencapai 300.000 TEUs (Twenty foot equivalent units), kapasitas yang digunakan baru mencapai sekitar 200.000 TEUs.
“Harapannya dengan kapasitas dan infrastruktur yang dimiliki pelabuhan peti kemas Kariangau ini dapat menjaga kelancaran aktivitas bongkar muat baik itu bahan pokok ataupun lainnya,” tutupnya.(Ferry Cahyanti)
Lihat juga...