![]() |
| Pelabuhan Terminal Kariangau Balikpapan |
Tren
- Enam Bulan BoP Gaza
- Tiga Setengah Abad atau Kurang, Kenapa Jadi Polemik?
- Dominasi Pengelola SPPG vs Keadilan Sosial
- KDMP: Pangan, Transmigrasi dan Daerah 3T
- MBG Watch: Platform Pengawasan Digital
- KDMP: Offtaker dan Penggilingan Padi
- MBS Yogyakarta Gelar Ta’aruf Akbar, Perkenalkan Potensi Pesantren dan Santri dari Seluruh Indonesia
- Kasus Jaksa Febri: Cukup Dua Alat Bukti atau Wajib Diperiksa?
- KDMP & Centralized Financial Reporting System
- Eks Jampidsus Febri, Cacat Kewenangan dan Sprindik Baru
KAMIS, 9 JUNI 2016
BALIKPAPAN — Aktivitas bongkar muat dibulan ramadhan di Pelabuhan Terminal Kariangau Balikpapan mengalami peningkatan signifikan, dari bulan-bulan biasanya. “Sekarang saja aktifitas bongkar muat sudah mengalami peningkatan sekitar 7%-10% bila dibanding dengan aktifitas pada bulan-bulan normal. Karena selama Ramadhan kebutuhan masyarakat akan meningkat, jadi pengiriman bahan pokok dari luar daerah otomatis meningkat,” kata General Manager PT Kaltim Kariangau Terminal – M. Basir saat ditemui di Balikpapan.
Ia juga memastikan handling komoditas bahan pokok yang dikirim ke Balikpapan melalui terminal bongkar muat akan berjalan lancar.
“Kelancaran itu tentunya ditunjang dengan pelayanan bongkar muat hingga 24 jam. Dengan dua unit container crane yang dimiliki pelabuhan, penurunan 60 container dari kapal bisa dilakukan dalam waktu satu jam saja. Sehingga kapal pengangkut tak perlu lama bersandar dan antri,” jelas Basir, Kamis (9/6/2016).
Selain itu, Basir mengatakan sebagian besar kapal pengangkut banyak mengangkut kebutuhan pokok. Dan 80 persennya kapal yang bersandar di pelabuhan bongkar muat ini merupakan kebutuhan pokok atau pangan dan komoditas pokok.
Untuk diketahui dari sisi infrastruktur pelabuhan, pelabuhan peti kemas tersebut memiliki daya tampung kontainer yang besar. Dari total daya tampung yang mencapai 300.000 TEUs (Twenty foot equivalent units), kapasitas yang digunakan baru mencapai sekitar 200.000 TEUs.
“Harapannya dengan kapasitas dan infrastruktur yang dimiliki pelabuhan peti kemas Kariangau ini dapat menjaga kelancaran aktivitas bongkar muat baik itu bahan pokok ataupun lainnya,” tutupnya.(Ferry Cahyanti)
Lihat juga...