KAMIS, 9 JUNI 2016
SOLO — Pemerintah Kota Solo tengah bekerjasama dengan pengelola jalan tol Solo – Kertosono (Soker) , Ngawi , Jawa Timur, untuk mengoperasikan jalan tol selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Pengoperasian sebagian ruas jalan tol Soker itu untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan yang masuk di Kota Solo.

Direktur Utama PT Solo Ngawi Jawa (SJ) David Wijayanto, mengatakan jalan tol Soker akan dibuka untuk umum muai H-7 hingga H+7 Lebaran. Diterangkan David, dibkanya tol Soker itu baru sebagian karena pengerjaan tol belum selesai sepenuhnya. “Yang sudah bisa dilalui untuk kendaraan baru dari Colomadu, Karanganyar hingga Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar,” terangnya seusai rapat koordinasi persiapan arus mudik lebaran, Rabu petang kemarin (8/6/16).
Dikatakan lebih lanjut, tol Soker yang dapat dilalui tersebut baru sepanjang 25 kilometer. Karena belum adanya penerangan jalan, ruas jalan tol yang dibuka selama arus mudik da balik lebaran itu dibuka dari pagi sampai sore. “Demi keamanan, untuk malam hari tol tidak bisa dilalui karena belum ada penerangan jalan,” tekannya.
Sementara itu, Kabid Lalulintas Dishubkominfo Solo, Sri Baskoro, menambahkan dengan dibukanya tol Soker itu dapat mengurangi kepadatan arus lalulintas yang masuk ke kota Solo secara signifikan. Setidaknya dengan dibukanya selama arus mudik dan balik lebaran dari mengurangi kepadatan kendaraan di Kota Solo hingga 20 persen.
“Jika dari arah Semarang maupun Yogyakarta yang ingin perjalanan ke Surabaya atau sebaliknya tidak harus masuk lewat Solo. Dengan dialihkan melalui tol lebih dapat mengurangi kepadatan di Solo serta perjalanan lebih cepat,” paparnya.
Menurut Baskoro, jalan Tol Soker tersebut dapat diakses melalui Jalan Adi Sumarmo Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Laju kendaraan, dari arah Semarang akan diarahkan melalui pertigaan Ngasem. Sedangkan arah dari Yogyakarta dapat dialihkan melalui jalur Kartasura, sehingga bisa masuk ke jalur Tol yang tidak dikenakan biaya selama masa uji coba tesebut. (Harun Alrosid).