LAMPUNG — Jelang angkutan arus mudik lebaran 1437 Hijriyah/2016 Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas V Bakauheni memastikan akan melakukan melakukan uji petik kelaikan kapal kapal Roll on Roll Off (Roro) yang beropersi di lintasan Selat Sunda. Hal tersebut dikatakan Kepala KSOP Bakauheni, Agustinus Aruan.
Menurut Aruan, pelaksanaan uji petik akan dilakukan di pelabuhan Merak, Banten serta sebagian di Pelabuhan Bakauheni, Lampung oleh tim khusus marine inspector yang bertugas memeriksa kelengkapan dokumen kapal serta kondisi fisik kapal termasuk alat alat keselamatan kapal penumpang.
Beberapa hal penting yang masuk dalam pemeriksaan uji petik kapal Roro diantaranya kondisi mesin kapal, alat keselamatan diantaranya pelampung, sekoci, pemadam kebakaran, serta alat keselamatan lain, serta pemeriksaan fisik kapal lainnya. Kebijakan ujii petik tersebut dilakukan untuk memastikan semua pelayanan dan keamanan pelayaran.
“Jauh jauh hari sebelum pelaksanaan angkutan mudik pihak kita telah melakukan pemeriksaan dan beberapa kapal sudah diperiksa sebagian di Pelabuhan Merak dan sebagian di Pelabuhan Bakauheni,”ungkap Agustinus Aruan kepada Cendana News, Selasa (14/6/2016).
Berdasarkan data saat ini jumlah kapal Roro di lintasan Selat Sunda berjumlah sekitar 61 kapal dari sebanyak 20 operator kapal baik milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) serta operator kapal swasta. Sebanyak 6 dermaga dipastikan siap digunakan untuk melayani pemudik yang menggunakan moda transportasi kapal laut penghubung Pulau Jawa dan Pulau Sumatera tersebut.
Terkait pelaksanaan uji petik kapal laut jelang angkutan lebaran, Ditjen perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan memastikan pelaksanaan uji petik akan dilakukan di sejumlah Pelabuhan di Indonesia. Berdasarkan siaran pers yang diterima Cendana News, dipastikan Ditjen Hubla memantau sebanyak 52 pelabuhan laut yang akan melayani arus mudik dengan jumlah kapal untuk melayani arus mudik sebanyak 1.273 unit kapal, termasuk 26 kapal PT pelni dan 28 kapal Roro dari BUMN dan swasta.
“Uji Petik untuk kapal kapal yang digunakan untuk melayani angkutan umum dilakukan oleh tim khusus yang akan memantau kelaikan kapal agar kapal yang digunakan untuk arus mudik benar benar nyaman dan aman,”ungkap Dirrektur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen perhubungan Laut. Adolf R.Tambunan.
Persiapan di Darat ASDP Lakukan Pembenahan
Hadapi arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah, pihak ASDP juga melakukan berbagai langkah persiapan diantaranya di Pelabuhan Merak Banten dan pelabuhan Bakauheni Lampung. Beberapa persiapan tersebut diantaranya dengan penabahan loket penjualan tiket bagi pejalan kaki serta loket penjualan bagi kendaraan roda dua. Sebanyak puluhan loket penjualan tiket kendaraan bermotor bahkan telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna kendaraan bermotor.
“Kita sudah lakukan persiapan dengan membuat loket loket baru yang digunakan untuk penjualan tiket kendaraan roda dua jumlahnya puluhan dan akan ditambah saat dibutuhkan karena pelabuhan Merak akan menjadi pelabuhan tersibuk jelang Lebaran,”ungkap General Manager PT ASDP Merak, Tommy L Kaunang.
Selain loket pembelian tiket kendaraan bermotor, loket khusus pejalan kaki juga telah disiapkan loket tambahan dan lokasi loket dibuat lebih maju di dekat terminal kedatangan untuk memudahkan penumpang pejalan kaki.
Serupa di Pelabuhan Merak Banten, pantauan Cendana News, persiapan juga dilakukan oleh PT ASDP Bakauheni dengan memberlakukan sistem sterilisasi area pelabuhan dengan sistem sidik jari. Pemberlakukan sterilisasi dilakukan untuk lebih meningkatkan keamanan di objek vital negara tersebut sehingga hanya orang orang yang memiliki kepentingan di pelabuhan dan sudah terdata data diri dan sidik jari yang bisa masuk ke pelabuhan Bakauheni.
Selain persiapan sterilisasi area pelabuhan, persiapan loket pembelian tiket kendaraan juga dilakukan dengan lebih memperluas pintu masuk pelabuhan yang menuju toll gate pembelian tiket kendaraan berbagai jenis. Beberapa bangunan diantaranya bangunan timbangan yang selama ini berada di depan loket pembelian tiket kendaraan telah dipindahkan dan memperluas area pembelian tiket kendaraan. Perluasan area pembelian tiket kendaraan dilakukan untuk menghindari antrian kendaraan hingga pintu luar pelabuhan.