JUMAT, 15 JUNI 2016
JAKARTA — Jessica Kumala Wongso (28), terdakwa tunggal kasus pembunuhan berencana “racun kopi sianida” yang menewaskan I Wayan Mirna Sailihin (28) pada tanggal 6 Januari 2016 yang lalu, saat ini tengah menjalani persidangan perdana di Ruang Sidang Kartika 1, Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2016).
Jessica Kumala Wongso berangkat dari Rumah Tahanan (Rutan) Salemba , tempat dimana dirinya ditahan selama ini dengan menaiki mobil tahanan sekitar pukul 10:30 WIB. Jessica Kumala Wongso tiba di Gedung PN Jakarta Pusat sekitar pukul 11:00 WIB. Para awak media tidak dapat mengambil gambar, karena Jessica masuk kedalam gedung melalui parkiran bawah gedung (Lower Ground).
Terkait dengan adanya kegiatan persidangan awal Jessica Kumala Wongso, ratusan aparat kepolisian dari Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya melakukan pengamanan ketat, baik di dalam lokasi persidangan maupun di luar Gedung PN Jakarta Pusat. Setiap tamu atau pengunjung sidang yang masuk diawasi, namun tidak sampai melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang bawaan pengunjung.
Pantauan Cendana News, di luar Gedung PN tampak terlihat puluhan warga masyarakat berorasi memberikan dukungan kepada Majelis Hakim agar Jessica Kumala Wongso dihukum seberat-beratnya. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Kepada Hakim Kami Meminta Hukuman Yang Seberat-Beratnya Untuk Jessica atau Hukuman Mati”. Namun oleh pihak kepolisian, mereka tidak diperbolehkan masuk ke dalam Gedung PN Jakarta Pusat.
Sudjono, seorang petugas security PN Jakarta Pusat mengatakan “walaupun sebenarnya PN Jakarta Pusat sudah memiliki personel pengamanan internal sendiri, namun persidangan Jessica diperkirakan akan didatangi ratusan orang, makanya kami meminta bantuan pengamanan tambahan dari pihak kepolisian, sifatnya hanya untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk adanya aksi massa yang rencananya akan berorasi di luar Gedung PN Jakarta Pusat” terangnya kepada Cendana News, Jumat pagi (15/6/2016).(Eko Sulestyono)