RABU, 29 JUNI 2016
LHOKSEUMAWE — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kota Lhokseumawe, Aceh menyiapkan uang tukar sebesar Rp. 1,3 triliun. Uang tersebut disiapkan bagi warga yang ingin menukarkan uangnya dengan uang pecahan atau recehan jelang lebaran.

“Kita sudah siapkan sekitar Rp. 1,3 triliun, kita sediakan dari semua pecahan seperti uang Rp.2.000, Rp. 5.000, Rp. 10.000, Rp. 20.000, Rp. 50.000, sampai Rp.100.000,” ujar Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI), Kota Lhokseumawe, Yufrizal, kepada Cendana News, Rabu (29/6/2016).
Menurutnya, kebutuhan uang terutama uang pecahan selalu meningkat setiap jelang hari raya. Oleh karenanya, pihaknya telah menyiapkan dana untuk bisa dimanfaatkan masyarakat sejak satu bulan lalu.
Kemudian, lanjutnya, untuk memudahkan akses warga yang mau menukarkan uangnyta di Bank Indonesia, pihaknya juga menyiapkan tim khusus. Tim tersebut nantinya akan keliling dan mendirikan tempat khusus di beberapa lokasi untuk warga menukarkan uangnya.
“Kita membentuk tim untuk keliling dan turun langsung ke lapangan. Itu kita lakukan di beberapa lokasi di Lhokseumawe seperti yang telah dilakukan di Pasar Inpres dan Kedai Punteut. Nanti juga akan dilakukan di halaman Mesjid Islamic Centre,” katanya.
Katanya, pihak BI Lhokseumawe berencana akan menyiapkan pos khusus di halaman Masjid Agung Islamic Center, pada Kamis (30/6/2016). Ia mengimbau, bagi warga yang ingin menukarkan uangnya bisa mendatangi lokasi tersebut.
Sementara itu, Kepala BI Lhokseumawe itu mengatakan, penyerapan uang jelang Idul Fitri tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2015. Peningkatan terjadi mencapai hingga 13 persen.
Ia berharap, dana yang disiapkan oleh pihak BI Lhokseumawe, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Tahun lalu, BI hanya menyiapkan dana sebesar Rp. 904 miliar, namun tahun ini BI menyediakan dana sebesar Rp. 1,3 triliun.
[Zulfikar Husein]