Rektor Unusa: Koperasi Syariah Untungkan Kedua Belah Pihak

KAMIS, 26 MEI 2016

SURABAYA — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng menjelaskan koperasi paling cocok dengan Indonesia karena memiliki konsep gotong royong, usaha bersama ingin maju, untung dan baik. 
Ditambah dengan konsep syariah, dengan dasar menguntungkan kedua belah pihak, antara pemilik modal dan pelaku usaha. Jika ada keuntungan bisa dibagi rata sesuai dengan akad atau perjanjian awal, pun demikian saat terjadi kerugian kedua belah pihak juga harus menanggung resiko.
“Koperasi syariah sebelum memulai akadnya adalah ini ada produk silahkan digunakan, nanti kalau untung kita nikmati bersama dengan pembagian kesepakatan di awal begitu pula dengan kerugian, jadi impas,” jelasnya ditengah-tengah acara sosialisasi Koperasi Syariah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Surabaya di Gedung Rumah Sakit Islam (RSI) Jemur Sari, Kamis (26/5/2016).
Menurutnya, mitra bisnis koperasi bisa dipercaya. Segala sesuatu yang berbau syariah untuk mencari keridhoan Allah SWT. Akad awalnya koperasi dan pelaku bisnis harus bekerjasama, unsur kepercayaan penting, jika ada keuntungan harus diujarkan secara jujur.
“Unusa sebagai perguruan tinggi apalagi membawa nama Nahdlatul Ulama, koperasi dengan nilai syariah paling cocok dan pas, manifestasinya tidak ada yg dirugikan,” ujarnya.
Dirinya mengingatkan lagi koperasi secara eksplisit tercantum kedalam Undang-Undang (UU). Sehingga koperasi memang paling cocok dengan adat dan budaya bangsa ini.
“Tantangan kali ini, kita harus menggiatkan kembali gairah koperasi di Indonesia,” pungkasnya.
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...