Masyarakat Minta Pemerintah Sediakan Fasilitas Kesehatan Layak di Kepulauan

SABTU, 14 MEI 2016

SUMENEP — Minimnya fasilitas kesehatan yang sudah sejak lama di Kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menambah lengkap penderitaan masyarakat. Pemerintah Daerah sedianya memperhatikan kondisi tersebut, agar kedepan tidak terus menambah daftar panjang masyarakat yang kecewa.

Pemerintah diminta tidak hanya berpangku tangan melihat kondisi pahit yang dialami masyarakat kepulauan, sebab mereka juga memiliki hak sama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal seperti yang tinggal di daratan. Supaya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan tidak lagi mengarungi lautan yang cukup membahayakan untuk tiba ke rumah sakit di daratan.[baca juga: Minim Fasilitas, Ibu Hamil Harus Menyeberang Lautan untuk Melahirkan]

“Kami selaku masyarakat kepulauan rasanya ingin menangis ketika melihat kondisi minimnya fasilitas kesehatan, karena masyrakat pulau masih mempertaruhkan nyawa mengarungi lautan agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Makanya kami minta menyediakan fasilitas kesehatan yang layak,” kata Fausi Muhfa, Tokoh Pemuda Asal Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (14/5/2016).
Disebutkan, bahwa masyarakat kepulauan selama ini terkesan dianaktirikan, hal itu terlihat dengan minimnya ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di daerah pulau. Seharusnya pemerintah tidak membedakan antara warga pulau dengan warga yang tinggal daratan, sehingga perlu adanya kesamaan fasilitas kesehatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat kepulauan.
“Ini memang sudah lama, tetapi pemerintah dari masa ke masa hanya selalui mengumbar berjanji, pada kenyataannya sampai sekarang fasilitas kesehatan bagi warga pulau masih saja belum ada perbaikan,” jelasnya.
Menurutnya, warga pulau hanyalah dibutuhkan ketika waktu momentum pilitik saja, karena sejak dulu ketika mendekati pemilihan kepala daerah masyarakat di penuhi berbagai janji, baik perbaikan infrastruktur, sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan. Tetapi sayang ketika momentum politik selesai, janji-janji tersebut seperti angin berlalu.
“Tetapi disaat kondisi seperti ini tidak ada satupun yang peduli terhadap penderitaan masyarakat pulau,” jelasnya.
Minimnya fasilitas kesehatan di kepulauan seringkali menyisakan sedih, karena sudah banyak kejadian masyarakat pulau yang ingin berobat meninggal diatas kapal. Sebab ketika mereka membutuhkan perawatan intensif harus pergi ke daratan untuk mendatangi rumah sakit yang menyediakan fasilitas cukup memadai.
[M. Fahrul]

Lihat juga...