SELASA, 24 MEI 2016
ACEH — Jelang bulan suci Ramadan, harga telur ayam ras di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mulai merangkak naik. Hal teresbut merupakan dampak tingginya jumlah pembeli serta pasokan dari penyalur mulai berkurang.

Harga telur di Lhokseumawe saat ini sekitar Rp. 36.000 hingga Rp.38.000 per papan. Sementara sebelum mengalami kenaikan seharga Rp.33.000 hingga Rp.34.000 per papan isi 30 butir telur.
“Dalam beberapa hari ini harganya naik terus, pembeli semakin meningkat memang, karena biasa mau bulan puasa,” ujar Muhammad, salah seorang pedagang telur di pasar tradisional Pusong, Lhokseumawe, kepada Cendana News, Selasa (24/5/2016).
Selain tingginya pembeli, penyebab lainnya pasokan yang mulai berkurang. Peternak dan agen mulai kewalahan memenuhi permintaan pembeli.
“Pasokan juga mulai berkurang, harga dari agen jadi tinggi, pedagang mau tidak mau harus menyesuaikan harganya,” jelas Muhammad.
Selain telur ayam ras, kenaikan juga terjadi pada telur asin dan telur puyuh. Keduanya mengalami kenaikan yang juga signifikan.
Dari harga semula Rp.2.000 per butir, harga telur bebek asin naik menjadi Rp.2.500. Sementara harga telur puyuh yang juga semakin sedikit pasokannya dijual seharga Rp. 2.000 untuk 5 butir telur.
Pedagang lainnya, Yanti mengatakan, kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan dapur menjadi hal biasa ketika jelang memasuki bulan Ramadan. Namun ia berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga.
“Sudah biasa ya, hampir semua harga naik, tapi kalau naiknya tinggi, kita masyarakat bisa kewalahan,” jelas Yanti.
[Zulfikar Husein]