SELASA, 24 MEI 2016
YOGYAKARTA — Tak ingin anak remaja menggunakan gadget untuk hal-hal yang kurang positif, Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahrga DI Yogyakarta menggelar lomba pemanfaatan gadget untuk pendidikan. Lomba bertajuk memaksimalkan gadget untuk pendidikan yang digelar di Komplek Candi Prambanan, Selasa (24/5/2016), diikuti ratusan siswa Sekolah Dasar hingga Menengah Atas.

Lomba pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (Information Communication Technology/ICT) yang diadakan Oleh Disdikpora DIY melalui Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) dikemas dalam sebuah kegiatan menyenangkan berupa kemah ilmiah atau ICT Camp 2016 bertema Optimize Your Gadget For Education. Lomba diadakan di komplek Candi Prambanan, tepatnya di kawasan Candi Lumbung, merupakan upaya memadukan teknologi dengan kebudayaan.
Kepala Disdikpora DIY, Baskoro Aji, ditemui di lokasi menjelaskan, lomba tersebut merupakan upaya memadukan teknologi informasi dan komunikasi dengan budaya lama. Candi, kata Aji, sebenarnya juga merupakan temuan baru pada zamannya. Maka dengan mendekatkan peserta lomba dengan candi, diharapkan para siswa bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat inovasi-inovasi baru melalui teknologi berbasis budaya.

Kegiatan lomba ICT Camp 2016, sambung Aji, akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu, 25 Mei 2016. Dalam lomba tersebut, para siswa akan diberi titik koordinat dan diharuskan mencarinya melalui GPS di gadgetnya. Setelah ketemu, para siswa peserta lomba akan mendapatkan soal yang harus dikerjakan.
Aji mengatakan, peserta lomba yang terbagi dalam beberapa kelompok itu merupakan peserta lomba yang telah lolos tahap seleksi yang diadakan secara online melalui website resmi Disdikpora DIY. Diharapkan, dengan adanya lomba pemanfaatan gadget untuk pendidikan itu, para peserta lomba bisa mendapatkan wawasan baru, dan pengalaman yang akan ditularkan kepada teman dan orang tua, mengingat saat ini orang tua pun juga menggunakan gadget namun belum dimaksimalkan penggunaannya untuk pendidikan. (koko)