Forki Kaltim Diminta Terus Kembangkan Olahraga Karate

JUMAT, 20 MEI 2016

BALIKPAPAN — Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Provinsi Kalimantan Timur diminta memiliki tanggungjawab dan mengembangkan olahraga karate. 
Hal itu disampaikan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forki Pusat saat melantik 77 pengurus Forki Kaltim di Balai Sudirman kota Balikpapan, Jumat (20/5).
Gatot Nurmantyo menjelaskan dalam kejuaraan karate Panglima Cup nanti, akan diterapkan permainan yang jujur sehingga tidak ada lagi keringat atlet yang dicuri wasit.
“Saat pertandingan akan dipasang kamera dan pelatih atau manager bisa melakukan protes bila merasa dicurangi. Kebenarannya akan terlihat dari hasil rekaman yang dipasang disetiap lapangan nanti,” tegasnya disela pelantikan, Kamis (20/5/2016).
Pelantikan pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia  atau Forki Provinsi Kalimantan Timur masa Bhakti 2016- 2020 dilaksanakan di gedung Balai Sudirman Jalan  Jenderal Sudirman Balikpapan Kota.
Kegiatan ini dihadiri langsung Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo?  Panglima Kodam VI/mulawarman Mayjen TNI Beny Indra Pujihastono dan Walikota Balikpapan Rizal Effendi serta Ketua Koni Provinsi Kaltim Zuhdi Yahya.
Sementara itu, Ketua Koni Kaltim Zuhdi Yahya mengungkapkan, Koni Kaltim meminta pengurus Forki Kaltim untuk mempersiapkan diri karena pada bulan september 2016 mendatang sudah dilaksanakan PON ke-19  di Bandung.
dan atlet kalti sudah dikukuhkan gubernur pada 31 maret lalu.  Dan dari 44 cabang olah raga yang dipertandingkan di PON Kaltim lolos untuk 42 cabang termasuk karate.
[Ferry Cahyanti]
Lihat juga...