Ratusan Warga Solo Ikuti Vaksin Gratis dan Pasar Murah

MINGGU, 24 APRIL 2016

SOLO — Pasar murah dan Vaksinasi gratis rupaya masih menjadi magnet bagi ratusan warga di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Mereka memenuhi Pendopo Kelurahan Sumber yang dijadikan lokasi yang diselenggarakan anggota DPR RI dari Partai Golkar Endang Srikarti. Pasar murah sendiri menyediakan 4.000 paket sembako yang khusus disediakan bagi masyarakat yang tinggal di kampung Presiden Joko Widodo tersebut.
Masyarakat yang ikuti pasar murah dan vaksin gratis
“Saya tidak mau masyarakat dicap sebagai kaum duafa hanya karena mendapatkan bantuan secara gratis. Demi mendapatkan bantuan tidak seberapa, warga berdesak-desakan dan jatuh sakit, saya tidak mau itu,” ujar Endang saat memberikan sambutan kepada ratusan warga Solo, Minggu pagi (23/4/16). 
Lebih lanjut Anggota DPR RI dari Dapil IV Jawa Tengah tersebut menjelaskan, paket sembako yang dijual seharga Rp 40 ribu itu mendapatkan 5 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir. Dengan mengeluarkan sejumlah uang, menurutnya warga mempunyai kebanggaan tersendiri karena sebagai usaha untuk tidak dicap sebagai duafa. 
“Harga sembako ini lebih murah 50 persen dibanding harga dipasaran,” katanya. 
Selain menggelar pasar murah, anggota Komisi VI DPR RI tersebut juga menyediakan vaksinasi flu secara gratis. Sebanyak 4000 vaksin flu tersebut diberikan kepada warga untuk meningkatkan daya tahan tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit flu maupun batuk. 
“Dalam kegiatan ini saya tidak sendiri, dibantu CSR dari Bio Farma, yang menyediakan vaksi gratis,” tambahnya. 
Sementara itu, perwakilan CSR Bio Farma, Sarmedi mengatakan, digelarnya vaksinasi flu secara gratis itu karena selama ini pemerintah belum mampu memberikan kepada masyarakat. Tujuan dari vaksinasi itu untuk memberikan ketahanan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit influ enza. Vaksinasi itu dapat melindungi tubuh dan mencegah penyakit influ enza selama satu tahun.
“Karena pemerintah belum ada program vaksinasi gratis, kami ingin memberikan akses kesehatan kepada masyarakat. Setelah divaksin, selama setahun warga bebas penyakit flu batuk,” terangnya. 
Sedengkan terkait besaran CSR yang diberikan kepada 4000 warga Solo, menurut Sarmedi, satu vaksin flu senilai Rp 180 ribu. 
“Cukup banyak yang kami berikan dalam bentuk vaksin ini. Vaksinasi itu untuk yang sudah dewasa, tidak boleh demam, ibu hamil tidak boleh, kalau menyusui boleh. Dengan vaksinasi ini diharapkan tingkat kesehatan masyarakat meningkat, minimal meningkatkan daya tahan tubuh,” pungkasnya. 
Sementara pantauan Cendana News, antrean ratusan warga untuk pasar murah terasebut terlihat mengular. Panitia memberikan kebijakan khusus, bagi mereka yang membawa balita dan manula untuk diberikan lebih dahulu. (Harun Alrosid)
Lihat juga...