RABU, 16 MARET 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa
JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menyayangkan lambannya kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur DKI.
![]() |
| Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon |
Dia menyebutkan, berdasarkan laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merupakan auditor negara juga sudah menyatakan bahwa ada kerugian negara dalam pembelian lahan itu.
“Saya tidak sentiman ke Ahok, tapi BPK kan telah menyampaikan semuanya, kenapa kasus itu tidak ditindaklanjuti,” ujar Fadli di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Fadli mengatakan, kasus ini menjadi perhatian bersama, dan dirinya akan menanyakan langsung tindaklanjutnya. Karena pimpinan KPK lama sudah nyatakan bahwa ada kerugian negara dalam pembelian lahan itu.
“Jadi dengan adanya laporan BPK yang telah diserahkan ke KPK, kemudian ditindaklanjuti oleh KPK, mesti bukan lagi sesuatu yang meleset, Apa yang dilaporkan, berarti sudah ada yang jadi tersangka,” ungkapnya.
Seperti yang diberitakan Sebelumnya, Fadli menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tebang pilih dalam mengusut ‘Grand Corruption’ kasus korupsi Rumah Sakit Sumber Waras.
Dimana sebelumnya pimpinan KPK menyampaikan, bahwa kasus dugaan korupsi RS Sumber Waras hingga saat ini belum bisa dinaikkan ke tahap penyidikan.