![]() |
| Wisata Kuda Jl. Ganeca |
Tren
- Korporasi Transmigran dan Defisit Kedelai
- Antek Asing vs Resiprositas
- Pola Kritik Era Prabowo
- Ekonomi Ramadhan
- BEM dan Mental Inlander
- LPDP Prioritas Aktivis
- Ekonomi Pancasila dan Implementasinya
- “Diplomasi Proyek” Presiden Prabowo
- Koperasi Merah Putih: New KUD?
- Ramadhan: Ibadah Individual Energi Peradaban
SABTU, 26 MARET 2016
Jurnalis: Rianto Nudiansyah / Editor : Fadhlan Armey / Sumber foto: Rianto Nudiansyah
BANDUNG — Tempat wisata kuda di Jalan Ganeca, Kota Bandung tak lagi seksi didatangi warga. Padahal biasanya kawasan ini cukup ramai dikala libur tiba. Namun pada libur panjang sejak Jumat (25/3/2016) ini, Jalan Ganeca terbilang sepi dari biasanya.
Penarik kuda asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Agung (26) mengaku pendapatanya pun kini berkurang. “Hari ini saja baru satu yang pakai jasa saya. Kemarin (Jumat) juga sama,” ucap Agung kepada Cendananews, Sabtu (26/3/2016).
Menurut dia, kini tempat rekreasi berkuda tak hanya berpusat di Jalan Ganeca saja. Karena itu, pelanggannya pun semakin sepi. Diketahui selain di Jalan Ganeca, wisata berkuda pun bisa dilakukan di Jalan Cilaki.
“Kalau dulu saya bisa bawa uang itu dari Rp.150 ribu sampai Rp. 250 ribu. Itu hari biasa, kalau libur beda lagi,” ungkapnya.
Untuk satu putaran menggunakan kudanya, dia menarifkan Rp.30.000. Menurut dia, jumlah tersebut tentu saja kurang untuk kebutuhan hidupnya. “Saya biasanya dari pukul delapan pagi mangkal disini, tapi sampai sore ini yang naik baru satu,” pungkasnya.
Lihat juga...