Sektor Pariwisata Perlu Pengelolaan Serius Pemerintah

SENIN, 28 MARET 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim menilai, potensi sektor pariwisata diyakini akan mampu menggerakkan perekonomian di Provinsi Kalimantan Timur, asalkan ada keseriusan dari pemerintah.
Teks foto salah satu objek wisata di Balikpapan kawasan wisata pendidikan kilometer 23
Ketua DPD Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo mengungkapkan, sektor pariwisata akan banyak melibatkan banyak sektor seperti sektor mikro, kecil dan menengah. Ekonomi kerakyatan adalah ciri lain dari bidang pariwisata, katanya saat ditemui di kantor Apindo Kaltim, Senin (28/3/2016).
Menurutnya, perlu ada keseriusan dari pihak regulator dalam hal ini pemerintah daerah dalam mengembang sektor pariwisata. Tidak hanya itu akses menuju objek wisata juga harus terjamin, artinya infrastruktur juga harus sinergi.
“Kebutuhan untuk pariwisata harus segera diprioritaskan karena sektor pariwisata menjadi program jangka menengah dan panjang. Potensi sektor pariwisata bisa menghasilkan pendapatan asli daerah, seperti daerah lain di Indonesia,” tandasnya.
Selain itu, Slamet menyebutkan masih banyak kekayaan alam lainnya yang bisa menjadi objek pariwisata. Karena sesungguhnya Kaltim memiliki objek wisata yang menarik dan bisa mendatangkan wisatawan. “Masa kita harus tunggu SDA kita habis,” lugasnya.
Pada kesempatan lain, Anggota DPP Asita Joko Purwanto mengatakan pemerintah provinsi harus sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Karena potensi wisata di Kaltim berkaitan dengan satu wilayah.
“Kaltim memiliki kekayaan wisata alam dan sejarah yang bisa bersaing dengan daerah lainnya,” ujarnya.
Lihat juga...