SENIN, 28 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Terkait dengan hilangnya Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), Nusa Tenggara Barat (NTB), dr. Mawardi Hamry, beberapa hari lalu, Pemda setempat menjamin dalam proses pelayanan dan operasional dapat berjalan seperti biasa, Hal ini disampaikan oleh, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Seruji di Mataram, Senin (28/3/2016).
![]() |
| Rumah Sakit Umum Provinsi NTB Yang Baru di Kelurahan Dasan |
“Proses pelayanan di RSUP tetap berlansung normal seperti sedia kala, melayani pasien yang menjalani pengobatan maupun rawat inap,” terangnya.
Menurutnya beberapa hari setelah Direktur RSUP menghilang, Gubernur telah menunjuk wakil direktur bidang keuangan sebagai pelaksana tugas (Plt), supaya proses pelayanan dapat berlansung normal seperti sedia kala, tanpa ada gangguan.
Kita tahu, RSUP merupakan objek vital yang melayani masyarakat dalam bidang kesehatan, sehingga tidak boleh terhambat dengan alasan apapun, makanya penunjukkan Plt cepat dilakukan Gubernur NTB.
“Rumah sakit itu objek vital yang didalamnya terdapat ratusan bahkan ribuan masyarakat yang menjalani perawatan, apa jadinya kalau pelayanan tidak berjalan, bisa pada mati masyarakat yang sedang sekarat atau menjalani perawatan lain,”.