Pendatang di Balikpapan Setiap Bulannya Capai Dua Ribu Orang

SENIN, 28 MARET 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Melemahnya komoditas unggulan pertambangan batu bara di Kalimantan Timur tidak mengurangi jumlah orang yang datang ke Balikpapan untuk mencari peluang pekerjaan di Provinsi ini. Bahkan pendatang yang datang ke Balikpapan hampir sama dengan tahun 2011 dimana saat itu puncak kejayaan Minyak dan Batu bara.
Teks foto saat pemeriksaan KTP di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan Chairil Anwar menyebutkan rata-rata pendatang di Balikpapan setiap bulannya mencapai dua ribu orang. Dari jumlah itu disebutkan jumlah pendatang masih jauh lebih besar dari mereka yang keluar Balikpapan.
“Saat ini kesulitan dalam mendeteksi keberadaan pendatang karena sudah diberlakukan elektronik KTP (E-KTP) nasional. Dimana, pada tahun 2011, pendatang yang ingin tinggal di Balikpapan, harus ada jaminan tempat tinggal berupa uang Rp.300 ribu, dan jika enam bulan tak mendpatkan pekerjaan dipulangkan. Namun sekarang sudah tidak lagi,” terangnya Senin (28/3/2016).
Ia menjelaskan pada bula Februari 2016 jumlah pendatang mencapai 2.466 orang. Adapun yang pindah dari Balikpapan sebanyak 944 orang, sementara yang meninggal dunia sebanyak 290 orang.
Dengan demikian, pihaknya tidak dapat memastikan apakah pendatang ini benar-benar mencari pekerjaan atau memang keperluan lain. Namun dari jumlah tersebut mutasi tenaga kerja dipastikan ada.
“Makanya belum bisa dipastikan pendatang ini untuk mencari pekerjaan atau tidak,” imbuhnya.
Lihat juga...