Direktur RSUP Dilaporkan Menghilang, Pemprov Libatkan Polisi dan TNI

SENIN, 28 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MARATAM — Direktur utama Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dr. Mawardi Hamrydilaporkan menghilang sejak Kamis 24 Maret 2016 di rumah dinasnya di Mataram dan sampai hari ini belum diketahui keberadaannya oleh keluarga maupun kerabat dekat.
Direktur RSUP NTB, dr. Mawardi Hamry
“Oleh pihak keluarga sudah dilaporkan menghilang sejak lima hari lalu dan sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin di Mataram, Senin (28/3/2016).
Selain laporan keluarga ke Polisi, Pemda  secara khusus juga meminta kepada aparat Kepolisian, BIN dan TNI untuk membantu proses pencarian, karena bagaimanapun, Mawardi Hamry merupakan pejabat Pemprov NTB.
Dikatakan sampai sejauh ini, pencarian terhadap Direktur RSUP masih terus dilakukan, termasuk dengan menghubngi sahabat dan kolega terdekatnya.
“Karena kasus hilangnya Direktur RSUP sudah dilaporkan kepada aparat kepolisian, kita tunggu saja seperti apa perkembangannya, tidak bisa juga kita berspekulasi macam – macam,” ungkapnya.
Sebelumnya pada Kamis 24 Maret 2016, Direktur RSUP NTB, dr. Mawardi Hamry dilaporkan menghilang dari kediamannya, berdasarkan keterangan satpam penjaga rumah, Mawardi malam pada kamis malam dijemput seseorang dan sampai sekarang tidak pulang.
Lihat juga...